Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditutup Lagi Mulai 20 September, Ini Alasannya
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Ilustrasi beras di pasar tradisional. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut komoditas beras masih berpotensi jadi komoditas penyumbang inflasi DIY sampai ada panen raya. Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan saat ini memang ada panen tapi di sawah yang beririgasi teknis dan jumlahnya sedikit, karena itu harga beras pun berpotensi fluktuatif.
Untuk menjaga harga beras tetap stabil, menurutnya Disperindag DIY sudah mengajukan tambahan anggaran perubahan. Guna memperbanyak operasi pasar dan pasar murah melalui dana insentif daerah.
"Masih dibahas ya, kami usulnya tambahan Rp700 juta, target 296.355 kg atau hampir 300 ton," jelasnya.
Ia menjelaskan operasi pasar dilakukan di enam pasar pantauan dan pasar murah digelar sebanyak 15 kali. Di kecamatan yang masuk kategori miskin, bahan pokok yang disediakan mencapai 13 ton setiap kegiatan pasar murah.
BACA JUGA: Hujan Mulai Turun, BPBD DIY Belum Cabut Status Siaga Darurat Kekeringan
Lebih lanjut dia mengatakan, pasokan beras DIY juga berasal dari daerah lain. Seperti Purworejo, Klaten, dan Sukoharjo. "Iya betul [beras berpotensi jadi komoditas penyumbang inflasi] karena belum memasuki masa panen," katanya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyebut ada kemungkinan beras masih akan menjadi komoditas penyumbang inflasi sampai ada panen raya. Kepala BPS DIY, Herum Fajarwati mengatakan secara musiman biasanya saat kemarau harga gabah cenderung naik, sehingga turut mengerek kenaikan harga beras.
Akan tetapi menurutnya jika banyak pasokan dari daerah lain, sehingga kebutuhan tercukupi, maka harganya bisa relatif stabil.
"Ada kemungkinan seperti itu ketika jumlah panenan gak sebesar atau belum mencukupi kebutuhan yang ada," kata Herum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul ditutup lagi 20 September 2026 setelah uji coba sepekan untuk evaluasi lalu lintas dan kondisi pembangunan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 22 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 22 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Selasa 22 September 2026 tersedia mulai 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.