Harga Barang Diprediksi Naik Akhir 2026, Ini Penyebabnya
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
Warga mengantre membeli minyak goreng kemasan saat peluncuran Minyakita di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (6/7/2022). Antara
Harianjogja.com.com, JAKARTA — Harga rata-rata sejumlah bahan pangan nasional mengalami kenaikan pada pagi hari ini, Jumat (1/11/2024). Harga pangan yang naik mulai dari bawang, cabai, minyak goreng, hingga telur ayam.
Mengacu data yang tersaji pada Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Jumat (1/11/2024) pukul 08.50 WIB, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 1,26% menjadi Rp18.470 per liter. Rata-rata minyak goreng curah juga terkerek tipis 0,12% ke harga Rp16.620 per liter.
Harga cabai merah keriting juga naik 1,37% menjadi Rp29.600 per kilogram. Begitu pula dengan rata-rata cabai rawit merah yang naik 0,73% dan tembus menjadi Rp41.550 per kilogram.
Panel harga Bapanas juga menunjukkan harga rata-rata bawang merah naik 4,8% atau Rp1.480 menjadi Rp32.340 per kilogram. Adapun, bawang bawang putih bonggol menjadi Rp40.520 per kilogram, harga rata-ratanya menanjak 1,55% atau sebesar Rp620.
Lebih lanjut, harga rata-rata beras premium juga terpantau terkerek tipis 0,19% menjadi Rp15.470 per kilogram. Di sisi lain, beras medium di pedagang eceran stabil di harga Rp13.530 per kilogram.
Sementara itu, harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog naik 0,08% atau Rp10 menjadi Rp12.570 per kilogram.
Kenaikan harga pangan juga terjadi pada kedelai biji kering impor yang naik 0,84% menjadi Rp10.750 per kilogram.
BACA JUGA: Akhir Tahun, Indonesia Bakal Impor 340.000 Ton Beras
Adapun, harga daging sapi murni di pedagang eceran naik tipis 0,26% atau sebesar Rp350 menjadi Rp135.280 per kilogram, sedangkan harga daging ayam ras melandai menjadi Rp36.250 per kilogram.
Data panel harga Bapanas juga menunjukkan harga rata-rata telur ayam ras di pedagang eceran naik 1,23% atau sebesar Rp350 menjadi Rp28.890 per kilogram.
Berikutnya, harga rata-rata tepung terigu curah turun 0,4% menjadi Rp10.070 per kilogram. Harga tepung terigu kemasan (non-curah) juga turun 0,84% menjadi Rp13.010 per kilogram. Lalu, harga rata-rata jagung pakan di tingkat peternak naik 1,51% menjadi Rp6.070 per kilogram.
Selanjutnya, harga rata-rata gula konsumsi di pedagang eceran naik 0,73% menjadi Rp18.050 per kilogram. Harga garam halus beryodium turun 1,48% menjadi Rp11.350 per kilogram.
Untuk komoditas pangan yang bersumber dari protein hewani, harga rata-rata ikan tongkol turun 2,2% menjadi Rp30.640 per kilogram.
Harga rata-rata ikan bandeng juga turun 3,86% atau sebesar Rp1.280 menjadi Rp31.900 per kilogram. Namun, harga rata-rata ikan kembung bernilai Rp37.800 per kilogram, terkerek 2,11% atau sebesar Rp780.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Harga barang diprediksi naik pada akhir 2026 akibat biaya produksi dan pelemahan rupiah. Daya beli masyarakat terancam melemah.
Meta gelontorkan Rp2.617 triliun untuk bangun infrastruktur AI. Laba turun, saham sempat merosot. Visi personal superintelligence Zuckerberg harus dibayar mahal
Lansia berusia 70 tahun ditemukan meninggal di hotel kawasan Parangtritis, Bantul. Polisi menyebut tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.
Daftar laptop baterai paling awet versi CNET: HP OmniBook 3 16 rekor 34 jam! Persaingan ketat antara Qualcomm, Intel, dan Apple. Simak selengkapnya di sini.
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k
Kasus Kanye West dengan mantan asisten Lauren Pisciotta berakhir damai. Kesepakatan dicapai 23 Juli 2026, namun isi penyelesaian dirahasiakan. Kanye tetap gelar