Video AI Catut Sri Sultan Beredar, Pemda DIY Beri Peringatan
Pemda DIY mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya video AI yang mencatut Sri Sultan Hamengku Buwono X dan diduga bermuatan penipuan.
Meteran listrik - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta memastikan keandalan listrik saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Diperkirakan beban puncak listrik selama periode Nataru mencapai 590 megawatt (MW).
Meningkat dibandingkan beban puncak tahun lalu sebesar 577,5 MW. Dengan daya mampu mencapai 1260 MW, PLN memastikan kapasitas listrik mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Manager PLN UP3 Yogyakarta, Sigit Hari Wibowo mengatakan PLN berkomitmen memberikan layanan kelistrikan terbaik selama perayaan Nataru. Ia juga menegaskan, kesiagaan ini merupakan agenda wajib yang dilakukan rutin setiap menyambut liburan akhir tahun, khususnya periode Nataru.
"Kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan kelistrikan penting, mengingat intensitas curah hujan yang tinggi pada musim penghujan," ucapnya, Kamis (19/12/2024).
Menurutnya PLN telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk peningkatan pengawasan jaringan dan peralatan pendukung. Sebanyak 35 personel Tim Teknik dan Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), 378 personel Tim Pelayanan Teknik (Yantek), serta 120 personel dari mitra kerja telah disiagakan untuk memastikan kelancaran suplai listrik.
BACA JUGA: Jenazah Laki-Laki yang Ditemukan di DAM Ngepet Ternyata Korban Laka Tunggal
Peralatan pendukung seperti 16 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 14 Unit Genset Portabel berkapasitas total 186,8 KVA telah ditempatkan di setiap Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan dipastikan dalam kondisi siap pakai.
Lebih lanjut dia mengatakan sebagai langkah preventif menghadapi potensi cuaca ekstrem, PLN juga melakukan koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain itu, giat pembersihan ruang bebas (ROW) jaringan listrik terus ditingkatkan untuk meminimalkan risiko gangguan.
"Masa siaga ini berlangsung mulai 18 Desember 2024 hingga 8 Januari 2025," tuturnya.
Dia menyebut PLN telah membentuk Posko Siaga 24 jam yang akan memantau kondisi kelistrikan secara real-time selama periode Nataru. Sigit optimis dengan dukungan tim yang solid dan peralatan yang memadai bisa memberikan layanan terbaik untuk masyarakat Yogyakarta.
Dia menjelaskan PLN UP3 Yogyakarta berkoordinasi dengan Polri, TNI, dan pemerintah daerah, untuk memastikan kelancaran kegiatan selama Nataru. Serta mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga infrastruktur kelistrikan. Seperti tidak menebang pohon dekat jaringan listrik tanpa koordinasi dengan PLN, agar layanan kelistrikan tetap andal selama Nataru.
"Masyarakat dapat melaporkan gangguan kelistrikan atau kebutuhan layanan lainnya melalui aplikasi PLN Mobile atau layanan kontak PLN 123," lanjutnya. (Anisatul Umah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya video AI yang mencatut Sri Sultan Hamengku Buwono X dan diduga bermuatan penipuan.
YIA baru dimanfaatkan sekitar 25% dari kapasitasnya. DIY mempercepat pengembangan koridor Joglosemar untuk mendongkrak wisatawan.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri tetap di peringkat kedua dunia usai menjuarai China Open 2026 dan mempertahankan gelarnya.
Sebanyak 412.119 batang rokok ilegal dimusnahkan di DIY. Temuan rokok ilegal tercatat meningkat 10-20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Belanja masyarakat RI masih tumbuh, tetapi tingkat tabungan melemah dan penggunaan pinjol, kartu kredit, serta paylater terus meningkat.
KPK menyebut peluang pemanggilan Perry Warjiyo dalam kasus CSR BI dan OJK bergantung pada kebutuhan penyidik dalam mengungkap perkara.