Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Otoritas Jasa Keuangan-OJK/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi industri lembaga keuangan mikro (LKM) pada tahun ini bisa tumbuh positif. Pada 2024, industri LKM mengalami rentetan kinerja negatif dengan menorehkan laba rugi tahun berjalan.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Agusman mengatakan, OJK telah meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Lembaga Keuangan Mikro 2024-2028 sebagai panduan bagi seluruh stakeholders LKM mengenai arah pengembangan dan penguatan LKM Indonesia dalam 5 tahun ke depan yang diharapkan implementasinya dapat mendorong pertumbuhan LKM.
"Industri LKM pada tahun 2025 diproyeksikan tetap tumbuh positif. OJK telah meluncurkan peta jalan LKM 2024-2028 sebagai upaya untuk terus memperkuat pembiayaan segmen mikro dan perekonomian masyarakat," kata Agusman dalam jawaban tertulis, dikutip Senin (13/1/2025).
Pada 2024, industri LKM mencatatkan kinerja yang kurang memuaskan. Berdasarkan data OJK, LKM konvensional per Agustus 2024 mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp3,52 miliar. Kerugian itu melanjutkan rentetan tren pada periode sebelumnya yang juga mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp3,13 miliar per April 2024, Rp8,46 miliar per Desember 2023, dan rugi tahun berjalan sebesar Rp15,70 miliar per Agustus 2023.
Meski demikian, beberapa indikator kinerja LKM pada periode tersebut masih mencatatkan pertumbuhan positif. Agusman menjabarkan, pada periode Agustus 2024 jumlah aset LKM meningkat sebesar 9,73% year-on-year (yoy) menjadi Rp1,64 triliun, dengan return on asset (ROA) sebesar 0,13% dan return on equity (ROE) sebesar 0,30%.
"Sementara itu, pinjaman/pembiayaan yang disalurkan LKM meningkat sebesar 2,80% yoy menjadi sebesar Rp1,03 triliun," pungkasnya.
BACA JUGA: Begini Upaya OJK Menekan Gap Literasi dan Inklusi Keuangan di DIY
Adapun, sepanjang 2024, jumlah LKM yang izin usahanya dicabut OJK berjumlah 12 LKM. Per November 2024, jumlah LKM di Indonesia tersisa sebanyak 249 entitas.
Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi LKM/LKMS se-Indonesia (Aslindo) Burhan menjelaskan, kendala utama yang dihadapi industri LKM saat ini adalah masalah tata kelola dan SDM. Selain itu, banyak LKM yang memiliki aset sangat kecil bahkan di bawah Rp100 juta. Kondisi tersebut yang membuat banyak LKM tidak bisa bertahan.
"Artinya dari sisi kemampuan dan sebagainya dia tidak mampu, akhirnya dengan kondisi LKM seperti itu ya secara otomatis ada yang minta ditutup dan ada yang terpaksa harus ditutup," kata Burhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.