Menperin Ungkap Kinerja Industri RI, Ekspor Capai US$159,55 Miliar
Menperin menyebut industri manufaktur tumbuh 5,32% pada kuartal II/2026, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29%.
Logo Pertamina Patra Niaga - ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina Patra Niaga merombak jajaran direksinya. Salah satunya menunjuk mantan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Achmad Muchtasyar menjadi wakil direktur utama.
“Hari ini (8/7/2025) telah dilakukan pengukuhan jajaran direksi di lingkup subholding. Penetapan ini sepenuhnya merupakan kewenangan pemegang saham,” ucap Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, Selasa (8/7/2025).
Heppy menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga mendukung dan taat kepada kebijakan dan keputusan pemegang saham.
Ia berharap agar susunan baru direksi Pertamina Patra Niaga dapat membawa perubahan positif dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat.
Sebelumnya Achmad Muchtasyar dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Senin (10/2), setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledah kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penonaktifan tersebut berlangsung kurang dari sebulan sejak Muchtasyar dilantik menjadi Dirjen Migas (16/1/2025) oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Selain Muchtasyar, RUPS PPN juga menunjuk Mars Ega Legowo Putra untuk menjadi direktur utama, menggantikan Dirut PPN sebelumnya, Riva Siahaan, yang tersandung kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah.
BACA JUGA: Satu Rumah Sengketa di Lempuyangan Akhirnya Dieksekusi, Penghuni Tidak Dapat Kompensasi
Mars Ega sudah menggantikan Riva selaku pelaksana tugas (plt) sejak Riva ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung. Kini, Mars Ega ditetapkan sebagai direktur utama definitif.
Berikut adalah susunan lengkap direksi Pertamina Patra Niaga:
Direktur Utama: Mars Ega Legowo Putra, menggantikan Riva Siahaan;
Wakil Direktur Utama: Achmad Muchtasyar (jabatan baru);
Direktur Keuangan: Mega Satria menggantikan Arya Suprihadi;
Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga: Alimuddin Baso (jabatan baru);
Direktur Pemasaran Regional: Eko Ricky Susanto, menggantikan Mars Ega;
Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat: Hari Purnomo, menggantikan Eduward Adolof Kawi;
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis: Putut Andriatno, menggantikan Mia Krishna Anggraini;
Direktur Manajemen Risiko: Rahman Pramono Wibowo (tetap); serta
Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis: Harsono Budi Santoso (tetap).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menperin menyebut industri manufaktur tumbuh 5,32% pada kuartal II/2026, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29%.
Anggota DPRD, baik di tingkat daerah maupun pusat, pada prinsipnya merupakan representasi suara rakyat. Melalui mereka, masyarakat menitipkan harapan
Tim PPK Ormawa HIMATA UMBY meraih Video Paling Persuasif Terbaik 4 di Abdidaya Ormawa 2026 lewat program diversifikasi produk kelapa.
Polda Jateng menggeledah dua lokasi yang mengatasnamakan ponpes di Sukoharjo dan Karanganyar terkait kasus pembakaran warung.
MPI DIY mengajak mahasiswa mengawal kebijakan pemerintah melalui kritik konstruktif, dialog, dan komitmen menjaga demokrasi serta persatuan.
Puluhan anak muda berkumpul di UGM dalam Rembug Pangan Orang Muda untuk mendorong inovasi pangan lokal dan kedaulatan pangan nasional.