Asap Bus Trans Jogja Diprotes Warga, Dishub DIY Akui Armada Sudah Uzur
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Otoritas Jasa Keuangan-OJK/Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY mencatat sepanjang Januari - Juli 2025 telah menerima 2.170 aduan konsumen yang dilakukan secara walk in di Kantor OJK DIY. Kepala OJK DIY, Eko Yunianto mengatakan dari jumlah tersebut, 547 di antaranya mengadukan terkait fraud eksternal yakni penipuan, pembobolan rekening, scamming, cyber crime.
"Adapun jumlah nominal kerugian, kami tidak memiliki informasi yang memadai," kata Eko.
BACA JUGA: OJK Blokir Penipu Online
Dia meminta bagi masyarakat yang menjadi korban scam agar segera melaporkan melalui kanal laporan iasc.ojk.go.id. Melalui kanal ini pelapor akan menyampaikan beberapa informasi yaitu identitas pelapor, identitas pelaku dan kronologinya.
Sementara bagi masyarakat yang mengadukan masalah terkait dengan entitas ilegal seperti investasi ilegal, pinjaman online ilegal, serta penawaran aktivitas keuangan ilegal lainnya dapat melaporkan melalui sipasti.ojk.go.id.
Eko menyampaikan, terkait pencegahan OJK selalu berupaya melakukan literasi dan edukasi kepada masyarakat secara masif. Bersinergi dan berkolaborasi dengan stakeholder serta para pemangku kepentingan lainnya, baik instansi yang tergabung dalam Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas Pasti) DIY, instansi lainnya, maupun lembaga jasa keuangan.
"Selain melalui kegiatan edukasi secara langsung kepada masyarakat, OJK aktif melakukan edukasi melalui kanal edukasi digital yang dimiliki OJK," jelasnya.
Sebelumnya, OJK bersama Satgas Pasti meluncurkan Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal. Sebagai langkah untuk memperkuat perlindungan masyarakat, meningkatkan kewaspadaan publik, dan menegaskan komitmen kolektif seluruh otoritas, kementerian/lembaga, serta industri jasa keuangan dalam menghadapi maraknya scam dan aktivitas keuangan ilegal yang merugikan.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyampaikan kampanye nasional ini merupakan momentum penting untuk semakin bersinergi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan semakin maraknya kasus penipuan keuangan digital
atau scamming serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat dengan mendorong keterlibatan aktif industri jasa keuangan.
"Keberhasilan memberantas scam dan aktivitas keuangan ilegal ini hanya bisa dicapai dengan sinergi yang kuat, literasi yang luas, serta komitmen ekosistem," ucapnya.
Menurutnya, kepercayaan publik merupakan pondasi utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Oleh karena itu, pencegahan dan penindakan terhadap scam dan aktivitas keuangan ilegal harus dilakukan secara konsisten, kolaboratif, dan berkesinambungan. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dishub DIY menanggapi keluhan asap hitam Trans Jogja. Sebanyak 74 persen armada berusia di atas 7 tahun dan tetap menjalani perawatan rutin.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.