Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Perumahan. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pertumbuhan ekonomi nasional bisa tembus 5,6-5,7 persen jika program-program perumahan yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) berhasil.
"Saya yakin kalau program perumahan berjalan, [pertumbuhan ekonomi] 5,6-5,7 persen bisa dicapai," kata Purbaya di Jakarta, Selasa (14/0/2025).
Dirinya belum menghitung berapa kontribusi program perumahan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, namun bisa amat signifikan karena pembangunan rumah melibatkan banyak industri turunan mulai dari industri material konstruksi sampai furnitur.
"Saya belum hitung berapanya. Tapi amat signifikan, karena bukan dari rumah saja, ada konstruksi, semen, dan sebagainya. Rumah itu dianggap investasi, jadi di segala sisi naik semua," katanya.
Purbaya meyakini program-program perumahan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) dapat berjalan.
Dia juga mengatakan, hal paling penting adalah bagaimana untuk mencoba mengembalikan perekonomian yang kemarin melambat menjadi lebih baik ke depannya.
"Yang penting kemarin (ekonomi) melambat. Kita coba kembalikan ekonomi menjadi lebih baik. Yang penting itu ekonomi kita membaik, rakyat hidupnya lebih sejahtera. Ke depan harapan lebih bagus. Jadi Indonesia cerah begitu. Itu yang mau kita ciptakan," katanya.
Purbaya mendukung sepenuhnya program-program yang dijalankan oleh Kementerian PKP. "Program-program seperti [PKP] ini akan saya dukung sepenuhnya," katanya.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyambangi Menteri PKP Maruarar Sirait di Kementerian PKP untuk membahas sejumlah topik terkait perumahan. Ara mengapresiasi dukungan Purbaya terhadap Kementerian PKP dan sektor perumahan.
"Saya terus terang merasa mendapatkan dukungan yang luar biasa hari ini. Menteri Keuangan bekerja sangat cepat, tetapi juga bertanggung jawab membantu kami," kata Ara.
Sebagai informasi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi tumbuh hingga 5,5 persen pada triwulan IV 2025. Kinerja ekonomi tersebut diyakini akan menjadi sinyal awal pembalikan arah ekonomi menuju fase pertumbuhan yang lebih cepat pada tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.