72 Tersangka Karhutla Diduga Bakar Lahan untuk Tanam Sawit
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
Ilustrasi student loan. Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kredit perbankan nasional akselerasi di angka 9,49 persen yoy Maret 2026. Angka ini lebih kencang dari 9,37 persen yoy dibandingkan bula Februari lalu. Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut capain ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi riil.
Investasi Jadi Penggerak Utama
Secara detail, kelompok penggunaan unggul di kredit investasi 20,85 persen yoy. Kredit modal kerja naik 4,38 persen yoy, konsumsi 5,88 persen yoy. Minat penyaluran tetap tinggi, kecuali konsumsi dan UMKM karena risiko kredit membengkak.
Risiko Hambat Segmen Tertentu
“Minat penyaluran kredit perbankan tetap baik, tercermin dari persyaratan pemberian kredit (lending requirement) yang masih longgar, kecuali pada segmen kredit konsumsi dan UMKM akibat masih tingginya risiko kredit pada kedua segmen tersebut,” ujar Perry di Jakarta, Rabu. Pertumbuhan ini kuatkan ekonomi secara keseluruhan.
Proyeksi Tetap Optimis
BI memperkirakan kredit 2026 jaga rentang 8-12 persen. Hal itu dipengaruhi permintaan dan penawaran yang seimbang. Permintaan bisa dorong via undisbursed loan Rp2.527,46 triliun atau 22,59 persen plafon tersedia.
Penawaran Bank Masih Kuat
Di sisi lain, kapasitas bank andal dengan AL/DPK 27,85 persen. DPK tumbuh 13,55 persen yoy Maret 2026. Ke depan, BI mengembangkan nontraditional funding non-DPK.
Koordinasi Dorong Akselerasi
Perri memastikan koordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan akan terus diperkuat untuk mendorong kredit perbangkan.
“Koordinasi dengan pemerintah dan KSSK [Komite Stabilitas Sistem Keuangan] terus diperkuat untuk memperbaiki struktur suku bunga dan mendorong pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan tersebut,” ungkap Perry.
Kredit memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan akses modal bagi individu, usaha kecil, dan perusahaan besar untuk berinvestasi, berinovasi, dan memperluas operasi.
Melalui mekanisme ini, kredit meningkatkan konsumsi rumah tangga, stimulasi produksi barang dan jasa, serta penciptaan lapangan kerja baru, yang pada akhirnya mempercepat siklus ekonomi secara keseluruhan.
Di negara berkembang seperti Indonesia, ekspansi kredit yang sehat—didukung oleh kebijakan moneter Bank Indonesia—telah berkontribusi pada peningkatan PDB hingga 5-6% per tahun di periode pasca-pandemi.
Namun, dampak positif ini bisa berbalik menjadi risiko jika kredit berlebihan memicu inflasi, gelembung aset, atau krisis keuangan seperti yang terjadi pada Krisis Asia 1997, sehingga diperlukan pengawasan ketat untuk menjaga keseimbangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia pagi hingga malam. Cek rute, jam keberangkatan, dan tarif Rp80.000.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 24 Agustus 2026 tersedia sejak dini hari hingga malam. Cek jadwal YIA-Jogja dan sebaliknya.
Jadwal KRL Palur-Jogja Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Palur, Solo hingga Stasiun Jogja. Cek jam kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, termasuk jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.