Banding Kasus Chromebook, Vonis Nadiem Dipangkas 1 Tahun
Hukuman Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook diringankan menjadi 9 tahun. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar.
Menteri Keuangan Purbaya. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Indonesia berencana meningkatkan target penerbitan surat utang berdenominasi yuan atau Panda Bond di atas 1 miliar dolar AS. Langkah ini dipicu oleh tingginya minat investor di pasar China terhadap instrumen pembiayaan tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa besaran final penerbitan Panda Bond akan sangat bergantung pada permintaan pasar. Pemerintah membuka peluang untuk menambah nilai penerbitan apabila respons investor terus menunjukkan tren positif.
“Kalau demand-nya besar, tentu kita tingkatkan sekalian,” ujar Purbaya dalam taklimat media di Jakarta, Jumat (26/6/2026)
Menurut dia, pemerintah saat ini masih memiliki kebutuhan penerbitan obligasi global sekitar 3 miliar dolar AS. Jika minat terhadap Panda Bond terus meningkat, instrumen tersebut berpotensi menjadi salah satu sumber utama pembiayaan untuk menutup kebutuhan tersebut.
Optimisme pemerintah semakin kuat setelah melihat tingginya ketertarikan investor China, termasuk dari kalangan manajer investasi dan perbankan besar. Bahkan, beberapa institusi keuangan di China dikabarkan ingin terlibat lebih jauh, termasuk menjadi penjamin emisi (underwriter) dalam penerbitan surat utang tersebut.
Seiring melonjaknya minat investor, pemerintah memutuskan menunda jadwal penerbitan Panda Bond dari rencana awal pada awal Juli menjadi akhir Juli 2026. Penundaan ini dilakukan untuk memberikan waktu tambahan bagi investor besar menyelesaikan proses persetujuan internal mereka.
“Awalnya mau diterbitkan awal Juli, tetapi ada sejumlah fund manager dan bank besar di China yang membutuhkan waktu tambahan untuk mengajukan proposal ke komite investasi mereka,” jelas Purbaya.
Ia menilai penundaan ini justru menjadi sinyal positif karena menunjukkan tingginya minat terhadap instrumen keuangan Indonesia di pasar global, khususnya China. Dengan tambahan waktu tersebut, jumlah partisipasi investor diharapkan meningkat dan mampu mendorong nilai penerbitan melampaui target awal.
Panda Bond sendiri merupakan surat utang yang diterbitkan di pasar China dengan denominasi yuan renminbi. Instrumen ini menjadi salah satu strategi diversifikasi pembiayaan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar tradisional sekaligus memperluas basis investor.
Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke China pada 16–19 Juni 2026, pemerintah menargetkan penerbitan awal Panda Bond sebesar 1 miliar dolar AS. Namun dengan perkembangan terbaru, angka tersebut kini berpotensi meningkat signifikan.
Dengan tingginya minat investor serta dukungan institusi keuangan besar di China, penerbitan Panda Bond Indonesia tahun ini diperkirakan menjadi salah satu yang paling diminati di kawasan Asia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Hukuman Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook diringankan menjadi 9 tahun. Uang pengganti turun menjadi Rp548,76 miliar.
Aturan tekanan ban MotoGP mewajibkan batas minimum 1,80 bar depan dan 1,68 bar belakang. Pelanggaran bisa berujung penalti 16 detik.
HP Android ini memiliki desain kamera horizontal yang sekilas mirip iPhone Air. Harganya beragam, mulai Rp1 jutaan hingga Rp12 jutaan.
Debut Juergen Klopp bersama Timnas Jerman berakhir imbang 1-1 melawan Belanda. Gakpo mencetak gol injury time, sementara Portugal dan Norwegia menang.
Aprilia Racing tak menerapkan team orders selama Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih punya peluang matematis juara MotoGP 2026.
Malware RatHat menyamar sebagai aplikasi populer dan mengeksploitasi aksesibilitas Android. Malware ini dapat mencuri password, PIN, dan kode OTP.