Danantara Bangun 141.000 Hunian di Lahan Hibah Meikarta

Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi Selasa, 30 Juni 2026 12:27 WIB
Danantara Bangun 141.000 Hunian di Lahan Hibah Meikarta

Perumahan. - Ilustrasi Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dipastikan menjadi pelaksana pembangunan 141.000 unit hunian vertikal di atas lahan hibah Meikarta seluas 30 hektare. Proyek tersebut disiapkan untuk memperkuat program 3 juta rumah sekaligus membantu mengurangi backlog perumahan di Indonesia.

Kepastian itu menyusul tercapainya kesepakatan penyerahan aset pada Senin (29/6/2026). Selanjutnya, BPI Danantara akan membentuk badan usaha pelaksana (BUP) yang secara khusus bertugas mengembangkan proyek hunian di kawasan tersebut.

CEO BPI Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan proyek tersebut nantinya akan dikerjakan melalui entitas baru yang disiapkan khusus di bawah Danantara.

"Ya, kita ada nanti Danantara Housing yang akan membangun," ujar Rosan saat ditemui di Wisma Danantara, Senin (29/6/2026).

Pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 141.000 unit hunian vertikal di atas lahan hibah tersebut. Proyek itu menjadi bagian dari implementasi program 3 juta rumah yang merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Rosan, jumlah hunian yang akan dibangun diperkirakan mampu menampung sekitar 500.000 hingga 600.000 orang. Karena itu, proyek tersebut diyakini memberikan dampak besar terhadap upaya pemenuhan kebutuhan tempat tinggal masyarakat.

"Diperkirakan dari tanah 30 hektare ini akan dibangun kurang lebih 141.000 unit. Kalau kita kali dengan anak, kita kali dengan istrinya yang ikut merasakan manfaat, paling tidak ini bisa menampung 500.000 atau 600.000 orang. Jadi dampak ini akan sangat, sangat, sangat-sangat signifikan," imbuhnya.

Pembangunan hunian vertikal tersebut juga diharapkan dapat membantu menekan angka backlog kepemilikan rumah. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025, backlog perumahan di Indonesia masih mencapai sekitar 9,4 juta unit.

Selain menjadi pelaksana pembangunan, BPI Danantara juga akan mendukung pembiayaan pembelian unit hunian melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Skema pembiayaan yang tengah disiapkan bahkan membuka peluang pemberian kredit pemilikan rumah atau apartemen dengan tenor hingga 40 tahun.

"Juga tentunya kami dukung pembiayaannya dengan pihak perbankan. Dan ini yang paling penting kita juga akan menghitung berapa pastinya [harga unit tersebut] agar bisa cicilan ini tidak memberatkan dan benar-benar bisa dilakukan oleh masyarakat berpenghasilan rendah," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan lahan hibah dari Lippo Group akan dijadikan penyertaan modal negara (PMN) bagi BPI Danantara. Langkah tersebut ditempuh untuk mempercepat realisasi program 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Lahan hibah yang berada di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memiliki luas sekitar 30 hektare. Menurut Purbaya, aset tersebut akan dikelola melalui mekanisme bisnis yang sehat sehingga pengembangannya tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Pemerintah menyambut baik inisiatif tersebut, aset ini direncanakan diserahkan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai penyertaan modal negara untuk dikelola melalui proses bisnis yang sehat tanpa membebani APBN," jelasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online