Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.930 per Dolar AS

Akbar Maulana
Akbar Maulana Kamis, 08 Oktober 2026 10:07 WIB
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Melemah ke Rp17.930 per Dolar AS

Ilustrasi rupiah. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan kembali bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Rupiah diproyeksikan ditutup melemah di kisaran Rp17.880-Rp17.930 per dolar AS.

Pada perdagangan Rabu (7/10/2026), rupiah justru menguat 0,07% atau 12 poin ke level Rp17.887 per dolar AS.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan tekanan terhadap rupiah masih dapat datang dari sentimen konflik di Timur Tengah.

Dalam perkembangan terbaru, kelompok Houthi yang didukung Iran di Yaman menyatakan telah melancarkan tiga operasi militer menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak (drone). Operasi tersebut menyasar bandara, fasilitas minyak, serta lokasi militer di seluruh wilayah Arab Saudi.

"Iran berulang kali menyatakan bahwa Selat Hormuz akan tetap tertutup bagi pelayaran sampai AS memenuhi tuntutan mereka, serta memperingatkan kapal-kapal agar tidak menggunakan rute yang didukung AS saat melintasi selat tersebut," kata Ibrahim, Rabu (7/10/2026).

Data Ekonomi Jadi Perhatian

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga akan mencermati sejumlah data ekonomi, termasuk posisi cadangan devisa Indonesia.

Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 tetap terjaga sebesar US$146,3 miliar. Angka tersebut turun tipis sekitar US$200 juta dibandingkan posisi akhir Agustus 2026 yang mencapai US$146,5 miliar.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka itu juga masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor. Selain data cadangan devisa, investor akan memantau arah kebijakan bank sentral.

Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik. Kondisi tersebut didukung posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing, sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang masih menarik.

Rupiah Diproyeksikan Melemah

Di tengah berbagai sentimen yang memengaruhi pergerakan rupiah di pasar keuangan, Ibrahim memperkirakan mata uang Garuda akan kembali bergerak melemah pada perdagangan Kamis (8/10/2026).

Dengan demikian, rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.880 hingga Rp17.930 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online