Tiga Pemuda Ngawi Ditahan dalam Kasus Kekerasan Seksual Anak
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Karyawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beraktivitas di ruang layanan Konsumen, Kantor OJK, Jakarta, Senin (23/10)./Antara-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, SEMARANG—Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperluas penyediaan akses keuangan masyarakat dengan menargetkan 40 Bank Wakaf Mikro (BWM) terbentuk. Lembaga ini berperan mendukung masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
"Target 40 hingga akhir tahun, tetapi ini bukan target akhir. Kami akan tetap berusaha mengembangkan BWM ini kemana-mana, hingga ke luar Jawa," kata Ketua Eksekutif Pengawasan Perbankan OJK, Heru Setiana, Jumat (27/7).
Dikatakan Heru, dengan semakin banyaknya BWM yang berdiri di pesantren-pesantren, nantinya masyarakat sekitar akan mendapatkan peluang sama untuk meminjam dana guna mengembangkan usaha.
"Masyarakat nanti bisa dapat kesempatan sama, tujuan pemberdayaan umat bisa jalan. Masyarakat akan semakin produktif. Kalau sejahtera ekonomi nasional pasti tumbuh," ujarnya.
Menurut dia, masyarakat sekitar lingkungan pesantren yang ingin menajadi nasabah akan diberi pelatihan dan bimbingan sehingga setelah menjadi nasabah sudah siap dengan usaha yang akan dijalankan.
"Sebelum menjadi nasabah ada pelatihan wajib, itu diharapkan supaya orang yang belum kenal BWM bisa kenal dulu. Polanya kita kenal dulu, kalau sudah kenal nanti saat jadi nasabah bisa langsung meminjam, tidak perlu lagi apa-apa, sudah bisa karena sudah percaya," ucapnya.
Secara nasional, OJK telah mendirikan sebanyak 26 BWM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dan pada hari ini OJK juga baru saja meresmikan BWM di Pondok Pesantren Futuhiyyah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, sehingga di Jateng kini telah ada total tujuh BWM.
Turut hadir dalam peresmian tersebut Staf Khusus Presiden Republik Indonesia bidang Keagamaan Dalam Negeri Abdul Ghofarrozin, anggota Komisi XI DPR Fathan Subchi dan Bupati Demak M. Natsir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Polres Ngawi menahan tiga tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap dua anak di bawah umur. Polisi menegaskan perlindungan korban menjadi prioritas.
Polrestabes Medan menyita 24 kilogram sabu tujuan Jakarta yang disembunyikan di dinding mobil setelah pengejaran di Jalan Tol Trans Sumatera.
Satu anggota OPM tewas dalam kontak tembak dengan TNI di Pegunungan Bintang saat operasi penangkapan terkait kasus pembunuhan warga sipil.
Tarif impor AS sebesar 10% untuk produk Indonesia mulai berlaku, sementara hasil investigasi excess capacity masih ditunggu pemerintah.
DPRD Sleman mempelajari pola kolaborasi pemerintah dan media di Surabaya untuk memperkuat komunikasi publik dan literasi informasi.
Alfamidi menyalurkan lebih dari 160.000 butir telur untuk 875 anak di 26 kabupaten/kota sebagai dukungan pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.