Telkom Targetkan Satu Juta Pengguna Bostoko

Telkom Targetkan Satu Juta Pengguna BostokoLogo Telkom Indonesia (JIBI/Harian Jogja - Dok)
12 Januari 2015 18:20 WIB Abdul Hamied Razak Ekbis Share :

Telkom memasarkan aplikasi Bostoko untuk memudahkan pembukuan transaksi bisnis dan laporan analisis untuk UMKM.

Harianjogja.com, JOGJA- PT Telkom Indonesia gencar memasarkan aplikasi Bostoko untuk sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Jogja. Aplikasi ini memudahkan pengusaha melakukan pembukuan transaksi bisnis dan laporan analisis secara digital.

Menurut Riska Suryani, Community Manager, Entreprise&Bussines Services, PT Telkom Indonesia wilayah Jogja, Bostoko didesain berbasis
web dengan metode komputasi awan (cloud computing). Dengan aplikasi ini, kapabilitas teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan.
Pengguna bisa menyimpan dan mengakses data transaksinya melalui internet secara mudah.

"Melalui Bostoko.com, pengguna mendapatkan aplikasi bisnis lengkap yang selalu online dan realtime serta bisa diakses kapan saja atau di
mana saja dengan biaya relatif murah," ujarnya, Minggu (11/1/2015).

Aplikasi ini juga bisa diakses melalui gadget smartphone sehingga akan sangat memudahkan pelaku UKM. Sektor UKM, lanjutnya, menjadi
penopang dalam perekonomian di Indonesia. Sementara di DIY, banyak sekali pelaku UKM dari berbagai sektor usaha dan itu menjadi potensi
yang besar.

"Keuntungan menggunakan Bostoko antara lain tersedianya infrastruktur server dan main software yang andal dan dikelola Telkom. Pengguna
tidak perlu mengeluarkan biaya investasi maupun pemerihaan servers," ujarnya.

Sementara, Online Dashboard yang disedikan juga bisa terpantau realtime. Di samping itu, pengguna hanya dikenakan tarif pertransaksi yang
murah sebesar Rp100 per transaksi dan abonemen perbula hanya Rp 30.000. Semua data pelanggan nantinya tersimpan dalam Cloud
sehingga aman dan pengguna tidak perlu khawatir kehilangan data.

Sejak aplikasi tersebut diperkenalkan di Jogja pada 2014 lalu, saat ini PT Telkom memiliki 501 pelanggan di wilayah tersebut dengan total
36.293 transaksi. Namun begitu, lanjut Riska, pihaknya terus berupaya melakukan penetrasi untuk memperluas pasar, terutama di kalangan
UKM. Ditargetkan dalam waktu dekat bisa menggaet 40 pelanggan baru dengan 24.000 transaksi. "Hingga akhir 2015 nanti, kami ingin
setidaknya 70 persen UKM menggunakan Bostoko," tegas Riska.

Ditambahkan Entreprise&Bussines Services Manager PT Telkom Indonesia wilayah Jogja, Andri Fabriansyah, Bostoko hadir sebagai inovasi
layanan dengan konsep smart bussines mengingat tren marketing bisnis ke depan adalah melalui internet. "Aplikasi ini sangat mendukung UKM
untuk bisa menjual barangnya dengan cepat. Secara nasional, kami menargetkan nanti ada satu juta transaksi melalui Bostoko ini," tutupnya.