TWITTER BIKIN UNTUNG : Harus Aktif Nge-Twitt

TWITTER BIKIN UNTUNG : Harus Aktif Nge-TwittIlustrasi (JIBI/Harian Jogja - Reuters)
15 Maret 2015 17:20 WIB Ekbis Share :

Twitter bikin untung laiknya bekerja secara formal. Diperlukan konsistensi dalam memposting status.

Harianjogja.com, JOGJA-Pemilik Kedai Digital, Saptuari Sugiharto yang sukses dengan usaha memproduksi cinderamata ini termasuk wirausaha yang aktif di twitter.

Sampai saat ini, Saptu sudah memiliki 94.485 follower. Postingan bernada motivasi selalu mendapat respons baik dari mereka. Bahkan ada follower yang senantiasa menunggu postingan selanjutnya. Melihat hal itu, dua tahun lalu Saptu memutuskan untuk mendaftarkan akun twitter-nya untuk menjadi buzzer.

Buzzer adalah akun twitter dengan follower terbanyak dan bertugas mengiklankan produk kepada para
follower-nya.

“Saya ambil paketan tiap minggu. Jadi tiap hari, sekitar tiga sampai lima kali, aku ngetwit tentang produk yang aku iklankan,” kata Saptu saat dijumpai di warung soto miliknya di Jl. Wonosari Km. 7, Jumat (6/3/2015) pagi.

Dengan batasan 140 karakter, Saptu mem-posting iklan dengan bahasa yang menarik, padat, dan berisi. Selama ini, ada sepuluh produk yang diposting melalui akun twitter-nya. Seperti Bank Mandiri, paket umroh Garuda Indonesia, Century 21, hingga event di Jakarta.

“Mereka minta aku mengiklankan produknya karena tahu twitter aktif,” kata Saptu.

Cara mengecek apakah twitter aktif setiap hari atau tidak adalah melalui aplikasi klout.

“Klout untuk mengetahui skor kita. Seberapa aktif kita ngetwit tiap harinya. Yang mampu mencapai skor 60 itu kurang dari 30% pengguna twitter di dunia,” kata Saptu.

Saptu adalah salah satu orang yang berada di posisi 30% itu. Saat ini, skornya yang mencapai 73 bersaing dengan artis-artis Indonesia seperti Agnes Mo ataupun penyanyi luar negeri Justin Bieber. Dari skor itulah para pengiklan dapat mengetahui akun mana saja yang berpotensi mengiklankan produknya.

Melalui buzzer paketan itu, setiap pekan Saptu dapat meraup keuntungan hingga Rp5 juta.

“Satu minggu kalau bisa sampai 20 kali twit, bisa dapet Rp5 juta,” kata dia.

Salah satu hal yang menyebabkan dirinya memiliki banyak follower adalah kreativitas dalam memposting.

“Jadi kalau di twitter itu bagaimana hanya dengan 140 karakter, kita dapat memberi info yang jelas, singkat, tapi menarik. Kalau postingan cuma bernada galau nggak akan banyak follower,” kata dia.

Aku, lanjut Saptu, benar-benar mencari follower dari nol. Mereka jadi follower karena memang simpatik dan bukan karena ada unsur jual-beli follower.

“Aku pernah ditawari 100.000 follower tapi harus bayar Rp11 juta tapi aku nggak mau,” kata dia lagi.

Menurut dia, memiliki akun twitter tidak hanya sekadar gaya-gayaan. Keuntungan dapat diperoleh hanya dengan duduk manis dan memposting informasi bermuatan positif dan inspiratif. Lambat laun, follower pun akan banyak mengikuti.