Advertisement

Bulog Buka Pasar Beras Haji di Arab Saudi

Newswire
Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:57 WIB
Maya Herawati
Bulog Buka Pasar Beras Haji di Arab Saudi Ilustrasi beras / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia membidik pasar haji Arab Saudi melalui ekspor Beras Haji Nusantara produksi Perum Bulog. Hal ini ditegaskan dalam penjajakan bisnis yang difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah sebagai langkah konkret memperluas pasar pangan nasional untuk jemaah haji dan umrah.

Penawaran dilakukan dalam agenda business matching di Jeddah, Arab Saudi, sebagaimana disampaikan Tim Media Kepresidenan di Jakarta, Sabtu (14/2/2026). Forum tersebut mempertemukan Perum Bulog dengan para importir Arab Saudi guna membuka akses rantai pasok beras premium Indonesia untuk kebutuhan haji dan umrah.

Advertisement

Produk Beras Haji Nusantara diposisikan sebagai beras superpremium berbahan padi hasil panen segar petani Indonesia. Proses produksinya menggunakan mesin penggilingan modern dengan standar mutu tinggi, memenuhi kriteria ekspor, kadar air terkontrol, tingkat butir patah rendah, serta telah melalui pengujian laboratorium.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan minat importir menjadi sinyal positif bagi peluang ekspor beras Indonesia ke Arab Saudi untuk memenuhi konsumsi jemaah haji dan umrah.

“Setelah sesi presentasi dan uji rasa (taste testing) dengan para importir, respons yang kami terima sangat baik dan cukup membesarkan hati,” ujar Ramdhani.

Dalam sesi uji rasa tersebut, para importir mencicipi nasi dari beras Indonesia dan membandingkannya dengan produk negara lain. Hasilnya, mereka menilai beras Indonesia memiliki tekstur lembut, aroma sedap, serta profil rasa yang sesuai dengan preferensi pasar Arab Saudi.

Ramdhani menambahkan, Bulog optimistis importir di Makkah, Madinah, dan Jeddah mampu menyerap volume beras Bulog dalam jumlah signifikan.

“Akan menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi kami jika Beras Haji Nusantara dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji. Kami berharap langkah ini membawa berkah bagi bangsa Indonesia sekaligus memperkuat posisi produk pangan nasional di pasar internasional,” katanya.

Penjajakan pasar ini selaras dengan target pemerintah yang merencanakan ekspor beras premium ke Arab Saudi. Pemerintah menetapkan pengiriman awal sebanyak 2.280 ton beras premium pada minggu ketiga Februari 2026.

Pengiriman perdana tersebut diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi haji tahun ini sekaligus menjadi pintu masuk Indonesia dalam rantai pasok pangan sektor haji dan umrah di Arab Saudi, memperkuat posisi ekspor beras Indonesia di pasar global yang selama ini didominasi negara pesaing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Lineup PSS Sleman vs Deltras, Duel Krusial Putaran Ketiga Sore Ini

Lineup PSS Sleman vs Deltras, Duel Krusial Putaran Ketiga Sore Ini

Sleman
| Sabtu, 14 Februari 2026, 15:57 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement