KURS RUPIAH : Lemah, Launching Jalan Terus

KURS RUPIAH : Lemah, Launching Jalan TerusSeorang model sedang berpose dengan salah satu Smartphone Advan (JIBI/Harian Jogja - dok)
19 Maret 2015 12:40 WIB Arief Junianto Ekbis Share :

Kurs rupiah masih lemah, sejumlah merek terus merilis produk dan promo baru.

Harianjogja.com, JOGJA-Rupiah boleh saja melemah. Tapi tidak dengan semangat para produsen gadget. Justru, di tengah-tengah depresiasi rupiah, beberapa brand justru menyikapi dengan terus mengeluarkan produk-produk baru.

Salah satu pengusaha gadget di Jogja, Samuel Kurniadi mengatakan meski baru beberapa hari dirilis di pasaran, market kedua produk baru, Vanbook W 80 dan Vanbook W 100 cukup menjanjikan. Diakui dia, dari kedua produk itu, Vanbook W 80 jauh lebih menjanjikan. Pasalnya, dengan layar 8", gadget itu jauh lebih dicari, terutama kalangan pelajar dan mahasiswa.

Tak hanya itu, beberapa konsumen dari kalangan pekerja juga banyak menggunakan produk ini. Dasar memilih dua produk ini adalah operating system (OS) kedua produk ini sudah memakai original Windows.

"Tentu saja, tak bisa dipungkiri, pekerja di Indonesia ini belum bisa melepaskan diri dari Windows. Setidaknya itu alasan penjualan produk ini cukup menjanjikan," ucap pengusaha yang menjadi owner dari salah satu retail gadget di Jogja, Prima Abadi, Rabu (18/3/2015).

Terkait dengan permintaan pasar, dia mengakui pasar Advan VanBook cukup menjanjikan. Tercatat, baru beberapa hari dirilis di Jogja, belasan produk itu sudah terjual di pasaran.

Sebenarnya, di Jakarta kedua produk ini sudah beredar. Akan tetapi, lantaran merek Advan yang belum begitu populer di jaringan toko komputer Jogja, membuat produk ini terlambat beredar di kawasan DIY. Selain itu, kelebihan dari produk ini adalah Windows yang digunakan termasuk original software. Konsumen tak lagi merasa terbebani lantaran memakai software bajakan. Tak hanya itu, kedua produk itu juga memiliki kelebihan dalam menyediakan program game secara gratis, khususnya console XBox.

Itulah yang membuat kalangan muda menggemari kedua produk ini. Sayangnya, kapasitas memori kedua produk ini masih terbilang kecil. Jika dibandingkan dengan para pesaing seperti Acer One yang memiliki media penyimpanan mencapai 500 GB, VanBook hanya memiliki kapasitas memori internal sebesar 16 GB saja.

Jika Advan terus mengeluarkan produk baru, tidak dengan Asus. Produsen yang satu ini tengah giat-giatnya memberikan promo harga khusus untuk beberapa produk, meski rupiah tengah merosot. Asus tetap menawarkan program promo di saat brand lain mempertahankan dan menaikkan harga akibat kurs rupiah yang melemah.

Country Product Group Leader Asus Indonesia Juliana Cen menuturkan pihaknya memberlakukan promo
potongan mulai dari Rp100.000 untuk beberapa produk. Sebut saja notebook unggulan Asus, mulai dari yang kelas mainstream hingga high end.

Diakui Juliana, meski kondisi perekonomian kini menyulitkan bagi Asus, namun ia menilai justru ini adalah peluang bisnis yang bagus. Ia menganggap hal ini adalah momentum tepat untuk memperluas pangsa pasar sekaligus menawarkan produk terbaik pada konsumen dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Promo ini akan berlangsung hingga akhir Maret 2015 mendatang.