Indosat DIY Gunakan Jaringan Baru

Indosat DIY Gunakan Jaringan Baru
27 Maret 2015 00:20 WIB Abdul Hamied Razak Ekbis Share :

Indosat DIY menggunakan jaringan baru untuk meningkatkan pelayanan.

Harianjogja.com, JOGJA—Selama 2015, Perusahaan operator telekomunikasi, Indosat, menargetkan pertumbuhan sebanyak 1 juta pelanggan baru di wilayah DIY. Peningkatan layanan dan modernisasi frekuensi jaringan diharapkan menjadi daya tarik mencapai target tersebut.

Sales Area Manager Indosat Outer Wilayah Sleman-Kulonprogo, Agung Purnomo mengatakan, modernisasi jaringan dengan menggunakan pita baru dilakukan Indosat di wilayah Semarang, Magelang, dan Jogja. Indosat, katanya, melakukan pengalihan pada frekuensi rendah U900 (900 MHz). Dengan jaringan baru ini, kecepatan internet dapat meningkat hingga 42 Mbps.

Salain itu, frekuensi baru ini diharapkan mampu menjadi penetrasi sinyal lebih baik dalam teknologi 3G. Adapun sebelumnya, perusahaan tersebut memakai frekuensi 1800 dan 2100 MHz.

Dia berharap modernisasi jaringan itu, bisa meningkatkan coverage Indosat di daerah. Ini sekaligus untuk mendorong pertumbuhan jumlah pengguna paket data Indosat mengingat wilayah DIY memiliki trafik penggunaan data sangat tinggi.

"Dari dua juta pelanggan Indosat di wilayah DIY, 90 persennya merupakan pelanggan data. Kami ingin tahun ini ada pertambahan jumlah pelanggan baru sebesar satu juta," kata Agung, Rabu (25/3/2015).

Tak hanya itu, pihaknya juga bakal menambah jumlah base transceiver station (BTS) untuk mendukung kuatnya coverage area Indosat. Saat ini, jumlah BTS di wilayah DIY mencapai sekitar 400 unit dan tersebar di seluruh kabupaten/kota. Namun begitu, Agung mengaku belum bisa menyebutkan berapa jumlah unit BTS yang akan ditambahkan karena masih dalam pengembangan untuk tahun ini.

Untuk menyebarluaskan jaringan modern itu dan mendorong pertumbuhan pengguna, Indosat menggelar kompetisi catur bertajuk Indosat Grand Master Chess Match. Kompetisi ini akan mempertemukan Woman Grand Master Indonesia, Medina Warda Aulia dengan 650 pecatur muda dari seluruh Indonesia.

"Kami berharap kompetisi ini masuk Museum Rekor Indonesia (MURI) dan Guiness World Records," kata Sales Area Manager Indosat Inner wilayah Jogja, Bantul dan Gunungkidul Aris Sulistiawan.