Advertisement
HARGA KEBUTUHAN POKOK : Cabai Kembali Melambung

Advertisement
Harga kebutuhan pokok untuk cabai kembali terkerek.
Harianjogja.com, JOGJA-Menjelang Lebaran, harga beberapa bahan pangan mulai terkerek. Harga cabai kembali mengalami kenaikan.
Advertisement
Salah satu penjual di Pasar Beringharjo, Jogja, Sarini mengatakan, harga cabai merah keriting naik menjadi Rp30.000 hingga Rp31.000 per kg dari harga semula Rp28.000 per kg. Cabai merah besar juga mengalami kenaikan harga dari Rp20.000 per kg menjadi Rp24.000 per kg.
“Cabai rawit merah juga naik dari Rp28.000 per kg menjadi Rp31.000 per kg. Baru hari ini naik harganya [kemarin],” ujar dia kepada Harian Jogja di Pasar Beringharjo, Jogja, Selasa (7/7/2015).
Sementara, harga bawang merah justru mengalami penurunan. Semula setiap kg bawang merah dijual seharga Rp20.000, kini menjadi Rp18.000 per kg sedangkan, harga bawang putih stabil di angka Rp19.000 hingga Rp20.000 per kg. Untuk harga sayuran, ia mengakui belum ada peningkatan.
“Penjualannya juga masih sama. Belum ramai,” ujar dia.
Ia mengatakan, pembeli rata-rata masih langganan. Rata-rata setiap hari ia melayani belasan pembeli yang rata-rata penjual makanan seperti bakso dan soto. Dari pengalaman tahun sebelumnya, peningkatan penjualan mulai terjadi pada H-5 Lebaran. Saat itu, pembeli bisa mencapai 50an orang.
“Selain penjual makanan, biasanya yang beli juga masyarakat umum untuk keperluan Lebaran,” imbuh dia.
Ia pun berencana buka dari siang hingga malam pada H-2 Lebaran hingga H+5 Lebaran. Menurutnya, pada hari-hari tersebut, permintaan naik drastis dan banyak penjual makanan yang tutup selama Ramadan, akan buka kembali. Biasanya, para pedagang makanan akan membeli stok pada malam hari. “Itu kalau sama dengan tahun lalu [kondisi],” kata dia.
Pedagang lain Sutiyem mengungkapkan, untuk komoditas gula pasir belum mengalami perubahan harga. Saat ini setiap kg gula pasir masih dijual seharga Rp12.500. Tepung gandum juga belum mengalami kenaikan. Harganya masih stabil Rp7.000 hingga Rp8.500 per kg. “Harga mi soon yang naik dari Rp5.000 menjadi Rp5.500 per kg. Karena banyak penjual makanan yang menyetok,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Harga Gula di Dalam Negeri Mahal, Ini Penyebabnya
- TikTok Shop Kembali ke Indonesia Gandeng E-Commerce, Ini Reaksi Kemenkop
- Jokowi Buka Opsi Perpanjangan Kontrak Freeport 20 Tahun, Ini Syaratnya
- Lonjakan Harga Bahan Pokok Tak Terkendali
- Jadi Bakal Cawapres Prabowo, Ini Daftar Bisnis Gibran Rakabuming Raka
Advertisement

Kecelakaan Terjadi di JJLS, Libatkan Dump Truck dan Mobil
Advertisement

Jelang Natal Saatnya Wisata Ziarah ke Goa Maria Tritis di Gunungkidul, Ini Rute dan Sejarahnya
Advertisement
Berita Populer
- Kisah Inspiratif Karyawan Disabilitas Lawson Indonesia di Bantul, Semangat Menggali Potensi
- CBR250RR Bawa Rheza Juara AP250, Pebalap Astra Honda Rajai Balap Asia
- Dampak Longsor di Banyumas, KA Tujuan dan Keberangkatan di Jogja Dialihkan lewat Semarang
- Harga Gula di Dalam Negeri Mahal, Ini Penyebabnya
- Roti Ropi Akan Buka 5 Outlet di Uni Emirat Arab Hingga Maret 2023
- One Stop Solution EVDS, PLN Kembangkan Layanan Digital Permudah Pengguna Kendaraan Listrik
- Terbanyak di Asia Tenggara! PLN Resmikan 21 Unit Green Hydrogen Plant, Mampu Produksi Hingga 199 Ton Hidrogen Per Tahun
Advertisement
Advertisement