HARGA KEBUTUHAN POKOK : Lebaran, Penjualan Ikan Asin Makin Asin

HARGA KEBUTUHAN POKOK : Lebaran, Penjualan Ikan Asin Makin AsinSugianto bersyukur penjualan Teri naik pada Lebaran ini. (JIBI/Harian Jogja - Abdul Hamied Razak)
16 Juli 2015 04:20 WIB Abdul Hamied Razak Ekbis Share :

Harga kebutuhan pokok seperti ikan asin mengalami penurunan penjualan.

Harianjogja.com, JOGJA- Pada musim Lebaran tahun ini, hampir semua sektor usaha terpukul akibat perlambatan ekonomi yang terjadi di Indonesia. Tak terkecuali, penjualan ikan asin di Pasar Beringharjo.

Menurut Sugianto, salah seorang penjual ikan asin, jika tahun lalu ia mampu meraup keuntungan besar dari penjualan ikan asin namun tahun ini harapnya buyar. Sebab, penjualan ikan asin menjelang Lebaran tahun ini justru turun.

"Tidak mengalami peningkatan sama sekali. Permintaan juga biasa," keluh Sugianto saat menjawab pertanyaan Bisnis.com, Selasa (14/7/2015).

Padahal, sejak jauh hari dia berharap berkah pada Ramadan dan Lebaran tahun ini. Stok pun ditambah demi memenuhi permintaan pasar yang biasanya tinggi. Sayang, perkiraannya meleset. Stok ikan asin masih menumpuk, dan hanya sebagian yang terjual.

"Saya jauh-jauh hari sudah minta kiriman dari Pasuruan, Demak bahkan Tuban. Soalnya, stok di Jogja kurang bisa memenuhi permintaan," katanya.

?Ditanya soal penyebabnya, Sugianto mensinyalir masalah perlambatan ekonomi menjadi penyebabnya. Sebab, daya beli masyarakat jadi turun sejak perekonomian Indonesia melambat. "Parahnya, lebaran tahun ini juga bersamaan dengan pendaftaran sekolah dan kuliah. Orang cenderung tidak banyak belanja, demi membayar biaya pendidikan," tandasnya.

Beruntung, dia dibantu dengan banyaknya pengusaha angkringan di DIY. Sebab, penjualan ikan teri asin selama sepekan ia mampu menjual sebanyak 5 kuintal.

"Harganya saya patok Rp32.000 per kg. Ini karena banyak usaha angkringan di Jogja. Teri yang membantu penjualan saya lebaran ini," ujarnya sambil bersyukur.