Advertisement
Polytron Targetkan Kenaikan Pertumbuhan 15%
Advertisement
Polytron yang memulai usahanya dengan memproduksi televisi tabung sekitar 40 tahun lalu, kini telah sukses berkembang
Harianjogja.com, JOGJA-Polytron yang memulai usahanya dengan memproduksi televisi tabung sekitar 40 tahun lalu, kini telah sukses berkembang. Berbagai tantangan berat dilalui, termasuk kondisi krisis ekonomi tahun 1998.
Advertisement
“Perkembangan teknologi digital saat ini berkembang sangat pesat. Polytron menyiasati peluang tersebut pada perangkat elektroniknya. Era digital dianggap telah membuat manusia memasuki gaya hidup baru yang lebih mudah dan praktis,” kata Tekno Wibowo selaku Marketing Director Polytron, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (29/12/2016).
Pada mesin cuci Zeromatic Belleza, perabot ini memiliki fitur Easy to Operate di mana cukup dengan satu sentuhan, proses mencuci bisa langsung berjalan, dimulai dari menimbang beban cucian secara otomatis, menentukan kebutuhan air, pembilasan hingga pengeringan sehingga lebih hemat air dan listrik. Ada pula fitur layar sentuh yang dilengkapi MO-TO Control (Move by Touch) dan Proximity Sensor.
Public Relation Polytron Shasa Eva Marisah menambahkan, Zeromatic Belleza sangat sempurna dengan adanya fitur baru dalam mencuci yaitu untuk mencuci baju Batik dan Baby Wear. “Sehingga pengguna kini tidak perlu khawatir lagi baju batik mahal kesayangannya rusak atau pakaian bayi menjadi kasar,” terangnya.
Ada pula smartphone Prime 7S yang hadir dengan desain body tipis yang elegan, dipadukan dual glass body dan metal frame, sehingga membuat smartphone ini sangat nyaman untuk digenggam. Dalam waktu dekat Polytron akan merilis ke pasaran tipe terbaru pada kulkas Belleza.
“Untuk 2017, target produksi elektronik secara keseluruhan di patok naik 15 persen. Hal tersebut berimbang dengan proyeksi pertumbuhannya 15 persen untuk lini elektronik dan smartphone,” tutup Tekno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Dipecat karena Kasus Gamelan, Mantan Dukuh di Bantul Layangkan Somasi
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Libur Nataru, Konsumsi Pertamax Naik 3,5 Persen
- BI Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen
- Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Melonjak
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
- Konsumsi Dex Series di Jateng-DIY Naik 35,6 Persen Saat Nataru 2026
- Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
Advertisement
Advertisement



