Advertisement
APARTEMEN TAMAN MELATI : Incar Penghuni Kalangan Muda
Advertisement
Sebanyak 94% dari total 899 unit sudah terjual ke konsumen yang kebanyakan dari luar Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Pembangunan proyek apartemen Taman Melati sudah mencapai tahap topping off. Sebanyak 94% dari total 899 unit sudah terjual ke konsumen yang kebanyakan dari luar Jogja.
Advertisement
Direktur Pemasaran dan Pengelolaan Properti PT Adhi Persada Properti Pulung Prahasto mengatakan setelah pengerjaan konstruksi sudah selesai, kontraktor memasuki tahap arsitektur dan mechanical electrical.
Lokasi apartemen sengaja dipilih mendekati universitas negeri ternama di Jogja, yaitu UGM. Lokasinya berada di Jl. Jembatan Baru UGM atau tidak jauh dari Fakultas Teknik dan Magister Manajemen UGM.
“Nempel dengan universitas negeri ternama jadi minat masyarakat untuk membeli tinggi,” katanya saat jumpa pers sebelum acara topping off, Sabtu (13/5/2017).
Banyaknya warga luar DIY yang membeli unit apartemen di Taman Melati dikarenakan Jogja menjadi daya tarik bagi masyarakat yang dulu pernah tinggal atau sekolah di Jogja. Ada kedekatan emosional antarkeduanya sehingga warga luar Jogja ingin memiliki hunian di lokasi yang dulu pernah disinggahinya.
Adhi Persada Properti sendiri merupakan anak perusahaan BUMN, PT Adhi Karya Persero Tbk. Saat ini mengembangkan 13 proyek di Indonesia dan pada mulai triwulan ketiga 2017 ini akan menambah tujuh proyek baru.
Pulung menuturkan dengan membeli apartemen buatan PT Adhi Persada Properti, ia yakin konsumen akan puas baik dari segi fisik gedung maupun investasinya. Target penghuni dari Taman Melati adalah mahasiswa dan target pemiliknya ialah para investor maupun orang tua mahasiswa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Lahan Pengganti SDN Nglarang Terdampak Tol Jogja Solo Sudah Ditetapkan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Libur Nataru, Konsumsi Pertamax Naik 3,5 Persen
- BI Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen
- Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Melonjak
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
- Konsumsi Dex Series di Jateng-DIY Naik 35,6 Persen Saat Nataru 2026
- Libur Nataru, Konsumsi Listrik di DIY Meningkat 16 Persen
Advertisement
Advertisement




