Advertisement
Wisata Budaya Masih Jadi Magnet Wisman
Sejumlah seniman saat menampilkan sendratari Ramayana Purawisata di Kompleks Purawisata Jogja, Jumat (10/8/2018). - Harian Jogja/Desi Suryanto
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Wisata budaya masih jadi magnet penarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Jogja. Wisatawan dari Belanda, Spanyol, Italia, Malaysia, dan Thailand masih mendominasi kunjungan hingga akhir tahun ini.
Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies Asita DIY, Udhi Sudiyanto menuturkan wisatawan Eropa dan Asia masih mendominasi kunjungan tahun ini. Mereka masih sangat meminati wisata budaya yang menjadi andalan Jogja. Objek wisata seperti candi, museum, dan keraton jadi yang paling banyak didatangi. Udhi memprediksi tren untuk tahun depan pun akan demikian. "Belanda saya kira masih akan ada di tingkat teratas," katanya kepada Harian Jogja, Senin (3/12).
Advertisement
Udhi menambahkan saat New Yogyakarta International Airport (NYIA) mulai beroperasi pada tahun depan, pihaknya memprediksi wisatawan Timur Tengah juga akan banyak berdatangan ke Jogja. Begitu pula dengan wisatawan Eropa Timur yang mengambil direct flight dari wilayah Timur Tengah yang relatif dekat dengan mereka. Karena itu, Udhi mengaku Asita sangat gencar menjalin relasi dengan tour operator di luar negeri.
Mitra tour operator di luar negeri inilah yang akan memasarkan pariwisata Jogja di negaranya masing-masing. Promosi dan penjenamaan paket wisata akan disampaikan oleh mereka sebagai penyedia jasa yang terkoneksi dengan pengusaha travel agent lokal Jogja. Nantinya jika mendapatkan konsumen, mereka lah yang akan berkoordinasi dengan travel agent lokal sebagai penyedia jasa di destinasi wisata.
BACA JUGA
"Kami punya sinergi dengan tour operator di banyak negara. Dari Asia hingga Eropa, hampir setiap negara ada. Maka kami tidak hanya getol memasarkan di lokal saja, kami rutin memgikuti table top hingga luar negeri untuk mempromosikan Jogja di mata dunia," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement







