Advertisement
Penerimaan Pajak DIY Capai 75,62%
Kepala Kanwil DJP DIY, Dionysius Lucas Hendrawan (tengah) didampingi para Kepala KPP Pratama dalam acara Tax Gathering dengan tema Pajak Kita untuk Kita di Hotel Platinum, Maguwoharjo pada Selasa (4/12) malam. - Harian Jogja/ Rheisnayu Cyntara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Sampai dengan Selasa (4/12), besaran penerimaan pajak DIY mencapai 75,65%. Atau sebesar Rp4,146 triliun dari target penerimaan pajak 2018 yang mencapai Rp5,483 triliun. Dengan presentase pertumbuhan pajak Kanwil DJP DIY sebesar 13,40%.
Kepala Kanwil DJP DIY, Dionysius Lucas Hendrawan mengatakan pencapaian penerimaan pajak DIY lebih rendah dibandingkan penerimaan pajak nasional pada periode yang sama. Yakni sebesar Rp1,14 triliun atau mencapai 80,11% dari rencana penerimaan pajak nasional sebesar Rp1.423 triliun. Sementara target DIY sebesar Rp5,483 trilyun naik sekitar 25,6% dari total realisasi 2017 sebanyak Rp4,369 triliun atau 6,11% dari target tahun sebelumnya sebesar Rp5,167 triliun.
Advertisement
Lucas memaparkan ada beberapa hal yang membutuhkan perhatian khusus dalam hal penerimaan pajak DIY, seperti peranan wajib pajak penentu penerimaan, tingkat restitusi yang masih relatif tinggi, serta rendahnya tingkat kepatuhan pajak peserta tax amnesty atau program pengampunan pajak.
Maka Kanwil DJP DIY pun menjalankan grand strategy pengamanan penerimaan pajak yang telah dirumuskan Pemerintah Pusat untuk mengurai permasalahan tersebut melalui empat kegiatan utama. Contohnya peningkatan basis penerimaan rutin, manajemen restitusi, extra effort dalam program pengampunan pajak, dan melaksanakan rakorda untuk menyusun langkah-langkah konkret dalam mengejawantahkan strategi pengamanan.
BACA JUGA
Selain itu menjelang berakhirnya tahun ini, Lucas juga mengimbau Wajib Pajak agar dapat segera melaksanakan kewajiban perpajakan untuk Tahun Pajak 2018. Hal itu disampaikannya pada acara Tax Gathering dengan tema Pajak Kita untuk Kita di Hotel Platinum, Maguwoharjo pada Selasa (4/12) malam. Dalam kegiatan ini juga diadakan dialog perpajakan dengan para Wajib Pajak. "Acara ini bertujuan mengajak Wajib Pajak dan stakeholders Kanwil Ditjen Pajak DI Yogyakarta untuk melangkah bersama mengamankan penerimaan negara," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ancaman Siber Naik Tajam, OJK Minta Nasabah Jadi Benteng Pertama
- Eh, Ada Diskon 30 Persen Tiket Kereta Api untuk Lebaran, Ini Daftarnya
- BPOM Sita 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Bahan Kimia Obat
- Buyback Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Turun Serempak
- Cek Saldo Minimum Mandiri, BRI, BNI Terbaru Februari 2026
Advertisement
27 Ribu Aplikasi Pemerintah, Pakar: Integrasi Data Jadi PR Besar
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Tukar Uang Baru Lebaran 2026 Lewat PINTAR BI Dibuka 26 Februari 2026
- Update Harga Emas Batangan 20 Februari 2026: UBS & Galeri24 Naik
- Disperindag DIY Gelar 3 Pasar Murah, Sediakan 14 Ton Bapok Per Lokasi
- KAI Daop 6 Larang Ngabuburit di Rel, Ancaman 3 Bulan Penjara
- Indonesia Tak Bisa Tarik Pajak Digital Perusahaan AS, Ini Sebabnya
- Manipulasi Saham IMPC, OJK Denda Pelaku Rp5,7 Miliar
- Hotel Tentrem Jogja Sajikan Menu Khas Banjarmasin saat Ramadan
Advertisement
Advertisement







