Penjualan Aquos Sound Partner Ditarget 10.000 Unit

Penjualan Aquos Sound Partner Ditarget 10.000 UnitSenior Engineer Sharp Malaysia Mr. Sashi Kumar (kanan) memperkenalkan kategori produk terbaru Sharp Aquos Sound Partner yang gaya dan nyaman untuk mendengarkan musik./Ist - Sharp Indonesia
31 Januari 2019 06:30 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA–PT Sharp Electronics Indonesia optimistis bisnis 2019 semakin bagus sehingga harus disambut dengan berbagai inovasi. Optimisme Sharp Indonesia didukung oleh pertumbuhan industri manufaktur yang diperkirakan meningkat hingga 5,4% pada 2019, sehingga peluang untuk meningkatkan pangsa pasar pun semakin besar.

Untuk mengawali strategi inovasi tersebut, Sharp Indonesia siap menambah produk berbasis one-of-a-kind technology yang dinamis sesuai zaman di kategori audio yang dinamakan Aquos Sound Partner (AN-SS1). Perangkat musik teranyar yang diciptakan dengan konsep Ear Free Bluetooth Shoulder Speaker ini siap dipasarkan Februari 2019.

Kehadiran bluetooth speaker ini diharapkan dapat memberi pengalaman mendengarkan musik yang berbeda bagi konsumen dan mengurangi gangguan telinga yang kerap menjadi permasalahan dari earphone atau headphone. Earphone, headphone, dan sejenisnya memiliki risiko yang cukup tinggi untuk menyebabkan infeksi bahkan jadi pemicu kecelakaan.

Kedap suara dan dentuman musik yang kencang ternyata bisa menimbulkan masalah yang cukup besar. "Dengan Aquos Sound Partner, konsumen tetap bisa mendengarkan musik yang kencang sekaligus mendengar sekelilingnya karena posisi speaker tidak menutupi telinga. Aquos Sound Partner akan jadi perangkat tepat untuk mereka yang ingin dengar musik dengan nyaman, aman, sekaligus gaya," ungkap Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia dalam rilisnya, Selasa (29/1).

Ia menjelaskan Aquos Sound Partner terbukti menawarkan banyak keunggulan untuk menemani keseharian konsumen dalam mendengarkan musik seraya beraktivitas. Desain minimalis dengan berat relatif ringan sebesar 88 gram, membuat Aquos Sound Partner dapat menemani konsumen lebih lama tanpa perlu memberi efek lelah atau keberatan akibat body speaker-nya.

Varian warna Aquos Sound Partner juga cukup beragam, sehingga konsumen bisa memilihnya sesuai karakteristik mereka. Kesan tegas dan minimalis ditampilkan dalam varian warna hitam dan navy blue, sedangkan kesan elegan dan manis terpancar lewat warna putih dan rose gold. Ketepatan kombinasi desain dan warna dari Aquos Sound Partner menghasilkan nilai tambah baru bagi perangkat musik ini, yaitu sebagai aksesoris pada busana penggunanya.

Berdasarkan fungsinya, Aquos Sound Partner disertai dengan Bluetooth versi 4.1 yang memiliki koneksi lebih baik, lebih canggih, dan lebih cepat. Meski digunakan terus menerus, Aquos Sound Partner tetap terjamin lebih hemat daya karena menggunakan benaman baterai rechargeable lithium. Untuk menggunakannya selama 14 jam, Aquos Sound Partner hanya perlu diisi kurang dari 2,5 jam.

Aquos Sound Partner mampu dikoneksikan dengan TV atau perangkat seluler melalui Bluetooth Dongle yang didapat dalam kemasan pembelian. "Fungsinya kian pintar berkat terhubungnya AI interface dalam telepon genggam konsumen yang memungkinkan Aquos Sound Partner untuk menangkap perintah suara Siri pada iOS dan Google Assistant pada Android," jelas dia.

Aquos Sound Partner dilengkapi dengan fitur dual streaming dengan fasilitas dongle agar konsumen bisa menghubungkan dua perangkat ke satu dongle secara bersamaan. Dengan segala kecanggihannya, Aquos Sound Partner tidak melulu harus digunakan untuk mendengarkan musik, tetapi lebih dari itu yaitu untuk menonton TV hingga menambah efek seru saat bermain gim.

Aquos Sound Partner diharapkan mampu menjangkau segmen milenial atau bahkan yang lebih muda lagi seperti Gen Z. "Dengan harga bersahabat, yaitu sekitar Rp1,699 juta, kami yakin bisa menembus penjualan 7.000-10.000 unit dalam setahun pertama," imbuh Andry Adi Utomo.