Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Pelancong menikmati suasana sore di Jalan Malioboro, Jogja, Senin (18/06/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir dinilai tidak begitu berpengaruh terhadap kunjungan wisata di DIY. Terlebih dinilai banyak alternatif pariwisata di DIY.
“Kami belum melihat pengaruh secara langsungnya sih. Jogja punya banyak destinasi, jadi bisa memberikan alternatif lain kepada wisatawan,” ucap Ketua Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita), DIY, Udhi Sudiyanto, Senin (25/3).
Udhi mengungkapkan cuaca ektrem sifatnya temporer, jadi berbagai destinasi-destinasi tetap ditawarkan. Saat terjadi cuaca yang tidak bersahabat, destinasi bisa pindah ke destinasi dalam ruangan.
“Destinasi dalam ruangan seperti keratin dan museum-museum kan ada. Nah ketika cuaca bersahabat destinasi alam tetap kita kunjungi. Jogja punya wisata alam dan sejarah termasuk museum,” ucapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I-2026. Menkeu Purbaya menyebut konsumsi rumah tangga jadi penopang utama daya beli.
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.