Advertisement
Dikabarkan Terbukti Melakukan Kartel, Ini Kata Honda
Produk Honda. - Ist./Honda
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Terkait kabar bahwa PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) terbukti melakukan kartel, pihak AHM langsung angkat bicara.
"Kami menghormati putusan MA ini. Jika benar, kami akan mengambil langkah hukum berikutnya. Karena hingga saat ini kami belum menerima salinan putusan MA dan baru tahu dari media," kata Ahmad Muhibbuddin selaku General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor kepada Harian Jogja, Selasa (30/4/2019).
Advertisement
Ia mengatakan, yang pasti AHM menolak tuduhan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bahwa Honda telah melakukan kartel dengan mengatur harga dengan pesaing. "Kami selama ini telah bersaing di pasar secara fair dan dalam persaingan yang fair ini mustahil terjadi pemufakatan untuk atur harga," lanjutnya.
Fakta di pasar, katanya, Honda bersaing ketat dengan terus mengeluarkan beragam model dan varian produk baru untuk memenuhi keinginan konsumen. Dan dalam menjalankan bisnis, Honda selalu mematuhi perundangan yang berlaku dengan tidak merugikan konsumen.
BACA JUGA
Seperti diberitakan dalam koran Harian Jogja edisi Selasa (30/4/2019) yang berjudul MA: Honda-Yamaha Terbukti Kartel, disebutkan bahwa MA menolak kasasi PT YIMM dan PT AHM. MA menguatkan vonis sebelumnya, yaitu Yamaha-Honda melakukan praktik kartel sehingga merugikan konsumen.
Kasus ini bermula saat KPPU mengendus adanya praktik kartel sepeda motor sukter matik 110-125 cc di indonesia. Praktik kartel tersebut mengakibatkan harga jual ke konsumen melambung tinggi sehingga konsumen dirugikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jelang Ramadan 2026, Sleman Diprediksi Surplus Cabai dan Daging
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- BI Buka Penukaran Uang Baru Idul Fitri 2026 Online
- YIA Jadi Embarkasi Haji 2026, Dorong Pertumbuhan Ekonomi DIY
- Kuota Impor Daging Sapi 2026 Dipangkas, Industri Terancam
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Hari Ini 3 Juta per Gram
- Stimulus Lebaran 2026 dan WFA Dongkrak Kunjungan Mal DIY
- Jelang Ramadan 2026, Mentan Sebut 9 Pangan Sudah Swasembada
- Easycash Luncurkan Mojang untuk Literasi Gen Z
Advertisement
Advertisement



