BPJS Kesehatan Jogja Bantu Bangun Masjid di Gunungkidul

BPJS Kesehatan Jogja Bantu Bangun Masjid di GunungkidulIlustrasi masjid. - Shutterstock
03 Mei 2019 18:02 WIB Kusnul Isti Qomah Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—BPJS Kesehatan Cabang Jogja membantu pembangunan fasilitas mandi cuci kakus (MCK) Masjid Asy-Syakur di Dusun Mertelu Kulon, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul.

Bantuan ini sebagai wujud program bhakti kepedulian sosial di bidang keagamaan melalui program Organization Social Responsibility (OSR). Bantuan yang diberikan berupa bahan-bahan material yang digunakan untuk pembangunan MCK tersebut.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Jogja R Luhur Budiman mengatakan BPJS Kesehatan sebagai badan hukum publik tidak hanya berkewajiban menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saja.

Ada kewajiban lain yakni mesti peka terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Dengan adanya MCK di masjid tersebut, diharapkan membantu warga sekitar dan jemaah dalam beribadah. "Kami menerima permohonan dari Takmir Masjid Asy-Syakur dan setelah disurvey ternyata yang paling dibutuhkan adalah MCK. Semoga berguna apalagi sekarang sudah menjelang Ramadan,” ungkapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Kamis (2/5/2019).

Luhur menjelaskan penyaluran bantuan ini merupakan salah satu agenda rutin BPJS Kesehatan. Tidak hanya di bidang keagamaan saja tetapi bisa menjangkau ke bidang-bidang lain sesuai dengan kebutuhan dan kondisi yang ada. Misalnya, OSR Tanggap Bencana, OSR Tanggal Sosial Kemasyarakatan, OSR Tanggap Pendidikan, dan lainnya. Belum lama ini juga telah menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Bantul.

Bantuan MCK diterima langsung oleh Kepala Dusun Mertelu Kulon Suyanto. Dia menyatakan apresiasinya kepada BPJS Kesehatan yang sudah bersedia membantu dan peduli terhadap kepentingan masyarakat luas, tidak hanya kesehatan saja tetapi juga keagamaan.

Masjid Asy-Syakur menjadi pusat kegiatan keagamaan tidak hanya bagi warga Mertelu Kulon saja tetapi juga dusun lain. Setidaknya ada ratusan warga yang setiap harinya memanfaatkan masjid untuk kegiatan keagamaan.

Bahkan di setiap Selasa dan Kamis sore, masjid ini dimanfaatkan untuk tempat mengaji anak-anak. “Kami sangat terbantu dengan inisiasi pembangunan MCK ini. Sebelumnya,
warga harus jalan ke rumah-rumah sekitar sehingga cukup mengganggu aktivitas,” katanya.

Suyanto berharap perusahaan atau instansi lain dapat terketuk untuk mengikuti niat BPJS Kesehatan yang berpartisipasi meringankan biaya pembangunan masjid yang tentunya sangat bermanfaat bagi warga sekitar.