Streetwear Brand Lokal Mulai Merajai Pasar

Streetwear Brand Lokal Mulai Merajai PasarGabriella Sheena selaku CEO & Founder dari Gabster Fashion Consulting di kawasan Sudirman, Kamis (1/8/2019) - Ria Theresia Situmorang
03 Agustus 2019 14:37 WIB Ria Theresia Situmorang Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Bisnis fashion streetwear perlahan menjadi raja di rumahnya sendiri. Hal ini terlihat dari perkembangan pesat industri fashion streetwear lokal yang kini sudah menyasar pasar internasional. 

Hal tersebut yang juga diamini Gabriella Sheena selaku CEO & Founder dari Gabster Fashion Consulting yang baru-baru ini menggelar acara Friday Pop Up, platfrom kreatif untuk brand fashion lokal yang nantinya akan memboyong dua brand lokal Indonesia, Untold dan Vercline ke pameran fashion streetwear internasional, Agenda Show, pada 12 hingga 14 Agustus mendatang di Las Vegas, Amerika Serikat.

"Kita ingin  bawa brand lokal ke luar negeri dan di sana itu mereka bisa mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan brand-brand luar dan bersaing dengan kancah internasional. Jadi kita pengen brand-brand lokal ini bersaing dengan brand internasional dan bisa mendapatkan buyer dari luar negeri," ungkap Gabriella Sheena saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Selatan pada Kamis (1/8/2019) malam.

Sosok wanita yang akrab dipanggil Sheena tersebut menjelaskan, produk lokal sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang besar dengan produk pasaran luar negeri, hanya saja strategi pemasaran brand lokal memang tidak segencar brand internasional.

"Kalau dari segi quality kita sudah bisa compete dari sisi kualitas, sablon, jahit. Kita itu sumbernya sudah sama sama brand luar negeri, itu sudah sama banget. Salah satu alasan kenapa belum dilihat di luar mungkin exposure-nya juga masih kurang. Dan secara marketing belum segencar brand luar masuk kesini," jelasnya. 

Mengajak brand lokal Vercline dan Untold juga adalah pertimbangan bagi pihaknya, karena beberapa aspek yang perlu diperhatikan demi menyasar pasar luar negeri. 

"Kita percaya mereka punya quality yang bagus. Quality-nya acceptable untuk  market internasional. Selain itu juga brand ini punya kapasitas produksi yang sustainable. Dimana kalau nanti ada order dari luar negeri brand ini bisa fulfill order-nya. Karena di dunia fashion ini nggak cuma 'oh brandnya bagus terus bisa ikut' ada orderan, nggak bisa di fulfill," terangnya.

Selanjutnya, dengan inisiasinya membawa dua brand lokal ini ke ajang mancanegara, harapannya Vercline dan Untold bisa berekspansi dengan memiliki toko sendiri di luar negeri. 

"Jadi kita berharap dua brand ini bisa mendapatkan toko mungkin di Amerika atau di Singapura atau dimanapun itu, atau di Jepang bahkan dan itu bisa mendapatkan project project kolaborasi juga dengan brand luar seperti Nike misalnya," tutupnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia