Advertisement
Gencarnya Pembangunan Infrastruktur dan Transportasi Jadi Angin Segar bagi Jakarta
Kereta Moda Raya Terpadu (MRT) melintas di Stasiun CSW, Jakarta, Senin (1/4/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Bisnis properti di Jakarta diyakini akan membaik seiring pembangunan infrastruktur dan transportasi yang semakin masif di kawasan tersebut.
Laporan Colliers International mengenai Asia Market Snapshot Kuartal III/2019 menyebutkan bahwa pemerintah cukup serius untuk melakukan pembangunan infrastruktur dan transportasi di Jakarta dengan mengalokasikan anggaran yang cukup besar yaitu sekitar US$40 miliar.
Advertisement
Anggaran tersebut digunakan untuk melanjutkan proyek-proyek pembangunan di Jakarta. Hal itu diyakini bakal membuat pengembang tetap percaya diri untuk tetap menjalankan bisnisnya meskipun ibu kota nantinya tidak lagi berlokasi di Jakarta.
Direktur Pasar Modal untuk Indonesia Steve Atherton mengatakan bahwa keseriusan pemerintah dalam pembangunan di Jakarta telah ditunjukkan dengan dirampungkannya proyek moda raya terpadu (MRT) Jakarta tahap I (Lebak Bulus—Bundaran HI).
BACA JUGA
Selain itu, pembangunan proyek lintas rel terpadu (LRT) Jakarta fase I juga sudah hampir dirampungkan seluruhnya dan ditargetkan bisa segera beroperasi penuh.
Dia menuturkan bahwa tujuan dari pembangunan proyek-proyek tersebut antara lain adalah membuat akses transportasi di perkotaan agar semakin memadai, mengurangi kepadatan lalu lintas, dan meningkatkan mobilitas.
Selain itu, pembangunan infrastruktur dan transportasi yang dilakukan pemerintah juga bisa meningkatkan nilai properti yang artinya bakal menguntungkan juga bagi para pengembang.
“Langkah tersebut menjadi pertanda baik untuk bisnis komersial dan perumahan sepanjang jalur MRT dan LRT di Jakarta,” ujarnya dalam laporan yang dirilis Colliers International, Kamis (24/10/2019).
Steve menyatakan bahwa besarnya investasi yang digelontorkan pemerintah untuk pembangunan infrastruktur dan transportasi tidak hanya akan menguntungkan pengembang properti di Jakarta, tetapi juga menguntungkan pengembang properti di kota-kota besar metropolitan lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
Advertisement
Advertisement








