Nataru, Garuda Tak Tambah Penerbangan tetapi …

Nataru, Garuda Tak Tambah Penerbangan tetapi …Pesawat Garuda Indonesia mempersiapkan keberangkatan di apron Termial 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Selasa (13/2/2018). (Bisnis - Felix Jody Kinarwan)).
27 November 2019 09:37 WIB Rio Sandy Pradana Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Garuda Indonesia mengoperasikan 139 unit pesawat selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020. Daripada menambah jumlah penerbangna, Garuda  memilih pesawat kategori lorong ganda (twin aisle).

Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah memerinci sebanyak 104 unit pesawat berlorong tunggal (single aisle). Adapun, 35 unit twin aisle atau wide body digunakan untuk melayani rute penerbangan dengan permintaan tinggi selama Nataru. "Kami lebih memilih menggunakan bigger aircraft daripada menambah penerbangan (extra flight). Dari sisi biaya operasional lebih hemat," kata Pikri, Selasa (26/11).

Dia menambahkan jenis pesawat wide body yang digunakan antara lain Boeing 777-300; Airbus 330-300 dan Airbus 330-200. Khusus pesawat narrow body yakni Boeing 737-800; CRJ1000 NexGen dan ATR 72-600.

Dia menuturkan beberapa rute domestik yang dinilai akan menjadi favorit penumpang selama Nataru antara lain Denpasar, Surabaya, Labuan Bajo, Semarang, Jogja, Mataram dan Kupang. Sementara untuk rute internasional adalah Singapura, Jepang, Korea Selatan dan kawasan Eropa.

Pada masa Nataru kali ini diakui Hong Kong keluar dari rute favorit karena adanya demo pro-demokrasi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Pihaknya juga memaksimalkan seluruh lini operasional dari berbagai unit kerja yang bertugas tetap berjaga dan termonitor selama periode puncak Nataru. Adapun, posko operasional 24 jam juga telah dipersiapkan guna mendukung kelancaran layanan penerbangan. Garuda mengaku telah secara intensif berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan layanan kebandarudaraan dalam memastikan kelancaran operasional.

Sumber : Bisnis Indonesia