Advertisement
Harga Cabai & Bawang Merah Kini Melambung
Wanti, salah satu pedagang bahan pangan di Pasar Beringharjo, Jogja, menata dagangan telurnya, Senin (16/12). Ia mengeluhkan kenaikan harga telur selama sepekan ini./ Harian Jogja - Kusnul Isti Qomah
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Selama libur Natal dan Tahun (Nataru), dinilai tidak ada gejolak harga yang berarti. Hanya beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan dan terasa sampai saat ini.
“Komoditas yang mengalami lonjakan selama Nataru bawang merah dan cabai merah. Selain itu juga telur ayam, tetapi sekarang sudah berangsur ke harga semula atau kembali normal,” ucap Kepala Bidang Perdangangan dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto, Minggu (5/1).
Advertisement
Yanto mengungkapkan untuk cabai merah dan bawang merah, saat ini baru memasuki masa tanam. Sementara permintaan, tergolong cukup tinggi hingga saat ini. Meski begitu, ia mengatakan untuk ketersediaan saat ini masih mencukupi.
Pihaknya terus memantau untuk melihat sampai seberapa tinggi kenaikan tersebut. Jika kenaikan sudah terlalu tinggi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pusat. Jika dimungkinkan dilakukan operasi pasar.
Harga Bahan Pangan per 3 Januari 2020
Komoditas Harga Pasaran Harga Acuan
Bawang merah Rp32.600/kg Rp34.000/kg
Cabai merah keriting Rp34.600/kg Rp15.000/kg – Rp32.000/kg
Cabai merah besar Rp41.300/kg Rp15.000/kg – Rp32.000/kg
Sumber: Disperindag DIY
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Lineup PSS Sleman vs Deltras, Duel Krusial Putaran Ketiga Sore Ini
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Turun, Cek Update 14 Februari 2026
- Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Rp76.500, Bawang Merah Rp44.350
- Utang Pemerintah Tembus Rp9.637,9 Triliun, Rasio 40,46 Persen PDB
- Harga Emas Antam Terbaru Tembus Rp2.954.000 per Gram
- Stok Beras Nasional 3,32 Juta Ton, DPR Minta Waspadai Cuaca Ekstrem
- 58 Persen Dana Desa 2026 Diminta Dialihkan ke KDMP
Advertisement
Advertisement







