Advertisement
Belum Semua Event Wisata Menarik untuk Wisman, Ini Penyebabnya
Wisatawan membeli oleh-oleh cokelat di kompleks wisata Gunung Api Purba Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Jumat (7/6/2019).-Harian Jogja - Rahmat Jiwandono
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pelaku wisata menilai agenda wisata di DIY pada 2020 cukup menarik wisatawan. Sayangnya keterlambatan perilisan kalender dan kurang kuatnya unsur budaya lokal dalam agenda wisata membuat wisatawan mancanegara kurang tertarik.
“Event cukup menarik, tetapi launching calender of event untuk wisatawan mancanegara (wisman) terlambat. Seharusnya sudah dilakukan paling lambat December, agar industri di luar sana bisa menjual,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY, Bobby Ardyanto Setyo Ajie, Senin (27/1).
Advertisement
Selain itu, Bobby mengatakan dari rangkaian agenda wisata yang telah dirilis, tak semua dapat menarik wisman. Sebab unsur budaya dalam agenda tersebut kurang kental. Seharusnya, kata dia, agenda tersebut dilengkapi narasi budaya atau story telling agar semakin menarik.
Guna memaksimalkan berbagai agenda yang ada terhadap kunjungan wisatawan, Bobby menuturkan diperlukan konsistensi dan komitmen. “Konsistensi dan komitmen terhadap penyelenggaraan event sesuai kalender yang dibuat, semaksimal mungkin tidak berubah waktu dan timingnya setiap tahunnya agar lebih mudah menjualnya,” katanya.
Calender of Event
Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Pariwisata, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Sanida mengatakan Dispar DIY telah merilis calendar of event 2020 pada Kamis (23/1) untuk mendukung visi Pemerintah Daerah DIY pada 2025 sebagai pusat pendidikan, budaya dan daerah tujuan wisata terkemuka di Asia Tenggara dalam lingkungan masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera serta peningkatan jumlah kunjungan ke DIY.
Ada sejumlah event unggulan yang akan digelar dalam waktu dekat seperti Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) pada Minggu (2/2)–Rabu (5/2), kemudian Jogja Air Show Sabtu (21/3)–Minggu (22/3), Jogja Marathon masih di bulan yang sama, tepatnya pada Minggu (29/3) serta berbagai event lain. “Total ada 283 agenda, yang terbagi menjadi seni budaya, olahraga, musik, pameran, kuliner, fesyen, otomotif, festiva, karnival, contest/ tournament, seminar,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pertamina Sebut Amankan Pasokan Energi Sebelum Gejolak Timur Tengah
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Konflik AS-Iran Ancam Harga Minyak, Tekan Fiskal Indonesia
- Anggaran MBG Tembus Rp19 Triliun per Bulan, Ini Datanya
- Pertamina Antisipasi Gangguan Pasokan Energi dari Selat Hormuz
Advertisement
Penumpang Bandara YIA Tembus 15 Ribu per Hari Jelang Lebaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pertamina Tambah 9 Juta Tabung Elpiji 3 Kg Jateng-DIY Jelang Lebaran
- Harga Emas Hari Ini Senin 16 Maret 2026: UBS dan Galeri24 Stabil
- Bahlil Percepat Proyek Blok Masela Rp339 Triliun, Segera Tender EPC
- Harga Emas Antam Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Turun Rp5.000 Per Gram
- Mendag Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil Jelang Lebaran 2026
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Pertamina Sebut Amankan Pasokan Energi Sebelum Gejolak Timur Tengah
Advertisement
Advertisement








