Advertisement
BCA Gelar Pelatihan Guru di DIY
Vice President Corporate Social Responsibility BCA Rizali Zakaria (ke-13 kiri atas) dan Kepala Pengembangan Bisnis Cabang BCA KCU Yogyakarta Wahyu Hariatmanto (ke-10 kiri atas) berfoto bersama para guru usai pelatihan di DIY, Sabtu (7/3). - Ist \\n
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus mengimplementasikan komitmen dalam memberikan nilai tambah bagi dunia pendidikan di Indonesia. BCA melalui pilar Solusi Cerdas Bakti BCA mengadakan pelatihan guru sekolah binaan BCA di DIY yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul.
Pelatihan ini dilaksanakan untuk membekali guru-guru menghadapi pembelajaran abad ke-21 yang menerapkan teknik pembelajaran inkuiri. Hadir untuk membuka acara pelatihan ini Vice President Corporate Social Responsibility BCA Rizali Zakaria; Kepala Pengembangan Bisnis Cabang BCA KCU Yogyakarta Wahyu Hariatmanto; Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Sumarto dan fasilitator dari PT Kuark Internasional di Yogyakarta, Sabtu (7/3). Pelatihan ini diikuti 46 orang guru SD Binaan BCA Gunungkidul.
Advertisement
Wahyu mengatakan perkembangan pada abad ke-21 turut memengaruhi sistem pendidikan di Indonesia. Pembelajaran abad 21 sangat mengandalkan interaksi yang efektif di ruang kelas, dengan metode pembelajaran yang menarik dan bermakna, yang dikenal sebagai 4C Competences, yang terdiri dari communication (Komunikasi), collaborative (Kolaborasi), critical thinking (berfikir kritis) dan creativity and innovation (Kreatif dan Inovasi).
Pengajaran dengan 4C Competencies di kelas mendorong siswa mampu mencapai kompetensi yang diharapkan. Selain itu juga, melalui pelatihan ini diharapkan guru dapat memanfaatkan media teknologi yang sudah berkembang saat ini sehingga dapat mendukung dan memberikan pengalaman yang berharga bagi para guru dan siswa untuk menemukan metode pembelajaran yang efektif dan berkesan hingga seumur hidup. "Melalui program corporate social responsibility (CSR) Bakti BCA, pelatihan yang diberikan kepada para guru ini, diharapkan juga dapat memberikan wawasan dan pengalaman yang menjadi bekal untuk menjadi tenaga didik yang optimal dalam mengimplementasikan pendidikan yang berkualitas," ujar dia, Selasa (10/3).
BACA JUGA
Kurikulum sekolah yang mengusung metode pembelajaran inkuiri, yaitu metode pembelajaran yang menuntut siswa untuk lebih aktif, menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga didik di Indonesia, dan bukan hal yang tidak mungkin untuk diwujudkan. "Oleh karena itu, BCA akan memberikan edukasi dan solusi praktikal untuk para guru, sehingga dapat meningkatkan keterampilan mengajar yang sesuai dengan standar pendidikan di Indonesia," tambah Wahyu.
BCA kerap mengadakan pelatihan untuk guru-guru di beberapa wilayah di Indonesia demi meningkatkan kualitas pendidikan. Khusus untuk DIY, pelatihan guru dilakukan secara intensif berupa blended learning sebanyak tiga kali dalam satu tahun. Pelatihan pada hari ini merupakan yang ketiga kalinya, atau tahap terakhir, lebih difokuskan kepada pengembangan instrumen penilaian dan evaluasi dalam pembelajaran abad ke-21.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
Advertisement
Advertisement








