BGN Prioritaskan Dapur MBG di Daerah dengan Angka Stunting Tinggi
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Suasana kawasan wisata Malioboro/Antara-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, JOGJA – Di tengah pandemi Covid-19, tingkat kunjungan dan okupansi hotel di DIY teramat tipis, tetapi ada beberapa hotel yang tetap beroperasi.
Hotel Manager Innside Yogyakarta Frieth Siahaan mengatakan bahwa saat ini hotelnya hanya memiliki tingkat okupansi 2-4%. Hal ini sebagai upaya agar hotel tetap mendapat penghasilan dan meyakinkan para karyawan bahwa tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Di tengah masa sulit seperti ini pasti para karyawan ada ketakutan akan PHK. Dengan tetap beroperasi bisa memberi semangat sambil tetap bisa melayani wisatawan yang berkunjung maupun yang dari dalam Kota Jogja,” ungkap Frieth saat dihubungi Bisnis pada Senin (13/4/2020).
Melihat kondisi di mana perjalanan sangat dibatasi, Frieth mengungkapkan masih ada yang mengunjungi hotel untuk mencari ketenangan dalam bekerja dengan sistem WFH (work from home/kerja dari rumah), dan juga isolasi atau karantina pribadi oleh tenaga medis atau wisatawan dari luar DIY.
“Ada misalnya yang dari luar kota atau luar negeri, pulang ke sini, mau masuk komplek rumahnya enggak bisa, akhirnya mereka pada cari hotel,” ujar Frieth.
Hingga saat ini, Frieth mengungkapkan telah terjadi penurunan okupansi hingga lebih dari 50 persen sejak Indonesia dikonfirmasi terpapar wabah Covid-19.
“Padahal bahwa titik impas biaya sebuah hotel dalam pengoperasiannya di kisaran okupansi 30-38 persen tergantung besar kecilnya operasional suatu hotel. Tapi kami berupaya tetap jalan,” ujarnya.
Lantaran harus tetap beroperasi, Innside Yogyakarta terus melakukan upaya preventif penanganan covid-19 dengan mempersiapkan seluruh fasilitas hotel dengan hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, dan prosedur penerimaan tamu sesuai protokol serta memberikan pengetahuan tentang covid-19 kepada karyawan dan menerapkan seluruh prosedur secara ketat.
“Protokol ini sudah kami mulai dari tanggal 30 Januari 2020,” imbuhnya.
Sebelumnya, Direktur Utama jaringan hotel PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Iswandi Said juga mengatakan teap membuka hotel-hotelnya yang berada di luar Jakarta, menyusul adanya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.
“Hotel-hotel HIN yang tetap ditawarkan dengan berbagai paket diskon dengan fasilitas dan harga khusus,” kata Iswandi.
Hal tersebut dilakukan, kata Iswandi, untuk menjaga okupansi dan agar hotel tetap mendapat pemasukan, dibandingkan dengan jika harus tutup.
Tamu yang datang, ungkap Iswandi, merupakan konsumen yang tidak bisa kembali ke rumah atau ke kota asal masing-masing.
Selain itu, agar pelayanan dan pemasukan tetap berjalan, Iswandi menyebutkan PT HIN menawarkan berbagai layanan pemesanan makanan dari restoran dan kedai di jaringan hotel PT HIN ke lokasi yang dekat dengan hotel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.
Bupati nonaktif Cilacap Syamsul Auliya Rachman dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan THR terhadap pimpinan OPD.
Inspira Roasters kembali menggelar Mindbrewing #4, ajang tahunan menjadi wadah edukasi dan diskusi bagi coffee enthusiasts hingga pelaku industri kopi nasional
Komisi XIII DPR akan memeriksa Lapas Cibinong untuk mencocokkan data dan menindaklanjuti perbedaan temuan Ombudsman dan Kemenimipas.