Wow, Garuda Bakal Bagi-Bagi Tiket Gratis kalau Covid-19 Sudah Selesai

Wow, Garuda Bakal Bagi-Bagi Tiket Gratis kalau Covid-19 Sudah SelesaiTeknisi beraktivitas di dekat pesawat Boeing 737 Max 8 milik Garuda Indonesia, di Garuda Maintenance Facility AeroAsia, bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/3/2019). - Reuters/Willy Kurniawan
05 Mei 2020 02:27 WIB Anitana Widya Puspa Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Untuk menggugah kembali minat  bepergian masyarakat, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan membagikan tiket gratis jika pandemi Covid-19 sudah berakhir. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menceritakan sejumlah diksusi yang dilakukan dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama apabila nantinya corona sudah berlalu.

“Satu hari saya telpon Mas Menteri, 'saya udah malas bicara Covid, setiap hari melelahkan. yuk kita bicara yang mengasyikkan'. Beliau bilang apa, 'ya kalau ini sudah berlalu apa yang mau kita lakukan ya, apa yang mau kita lakukan hari pertama, apa yang akan kita coba akan tawarkan ke masyarakat untuk traveling?” bebernya, Senin (4/5/2020).

Merespon diskusi dengan Wishnu tersebut, Irfan menjelaskan pihaknya siap menyediakan penerbangan gratis sebanyak 25 tempat duduk setiap penerbangan Garuda Indonesia pada bulan pertama, supaya masyarakat kembali tertarik untuk bepergian. Terutama untuk membangkitkan semangat bepergian di tempat wisata yang cukup sepi selama masa pandemi Covis-19, misalnya destinasi seperti Bali, Lombok, dan Labuan Bajo.

“Kita kan mesti membangkitkan kembali semangat bepergian. Ini penting buat kami juga penting buat warga keluar dari rumah pergi ke tempat wisata yang selama ini 'mati'. Kita seharusnya berpartisipasi di hari pertama Covid ini berlalu dengan memberikan insentif kepada penumpang," imbuhnya.

Irfan pun berharap saat ini masyarakat jangan terus berpikir negatif dan memusingkan selama pandemi. Menurutnya lebih baik masyarakat mulai berpikir positif rencana aksi setelah corona berlalu.

Maskapai pelat merah tersebut juga berkomentar terkait dengan sejauh mana industri penerbangan dapat bertahan dalam skema terburuk corona. Menurutnya kondisi tersebut bervariasi dengan kemungkinan hingga akhir tahun tetapi secara realistis maskapai besar hampir bertumbangan. Dia tetap optimis dengan maskapai yang tetap bisa terbang sebagai hal yang positif dan menakjubkan dalam kondisi saat ini.

Sumber : bisnis.com