Advertisement
Berencana Naik Kereta Luar Biasa, Ini Syarat yang Ditetapkan PT KAI Daop 6
Foto ilustrasi. - Solopos/M. Ferri Setiawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 resmi memperpanjang pembatalan seluruh perjalanan Kereta Api Reguler jarak jauh arah barat (Jakarta-Bandung) maupun arah timur (Surabaya-Malang-Ketapang) serta KA Bandara YIA maupun KA Bandara Internasional Adi Soemarmo sampai dengan Selasa (30/6/2020).
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Eko Budiyanto mengimbau kepada masyarakat yang memang memerlukan perjalanan menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) diharuskan melengkapi persyaratan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19. Persyaratan tersebut diantaranya menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, serta dokumen pendukung lainnya seperti Surat Izin Keluar Masuk DKI (SIKM) untuk menuju Jakarta, dan lain sebagainya. "Perjalanan KLB ini akan tetap dijalankan untuk melayani masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan layanan KLB ini juga akan terus dievaluasi pengoperasiannya," kata dia melalui rilis, Rabu (27/5/2020).
Advertisement
Dia menambahkan PT KAI Daop 6 untuk sementara waktu hanya melayani perjalanan KLB, KA Prambanan Ekspres (Prameks) relasi Solo Balapan-Stasiun Tugu Yogyakarta (PP), KA Perintis Batara Kresna relasi Purwosari-Wonogiri (PP), dan KA Angkutan Barang.
Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, KAI tetap membatasi kapasitas angkut dengan menjual hanya 50% tempat duduk dari kapasitas kereta, membuat batas antre dan duduk di stasiun maupun kereta untuk menerapkan physical distancing, menyediakan alat pengukur suhu badan, ruang isolasi, pos kesehatan, hand sanitizer, wastafel portabel di stasiun, rutin membersihkan fasilitas penumpang dengan disinfektan dan berbagai langkah pencegahan lainnya
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Pemerintah Tanggung PPh 21 Pekerja 5 Sektor Padat Karya 2026
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
- Penjualan Tiket KAI Tembus 4 Juta pada Arus Balik Nataru
- GIPI DIY: Nataru Ramai, Lama Tinggal Wisatawan Masih Jadi PR
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik, UBS dan Galeri24 Kompak Melonjak
- Libur Nataru, Konsumsi Pertamax Naik 3,5 Persen
- BI Proyeksikan Ekonomi DIY 2026 Tumbuh hingga 5,7 Persen
- Harga Emas Hari Ini 7 Januari 2026, UBS dan Galeri24 Melonjak
- Rentenir dan Pinjol Ilegal Kini Bisa Dipidana, Ini Aturannya
- Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,02 Persen pada 2025, Tertinggi 3 Tahun
Advertisement
Advertisement




