Rakorwil Kanwil DJPb DIY Semester I: Menjaga Kualitas Kinerja di Era New Normal

Rakorwil Kanwil DJPb DIY Semester I: Menjaga Kualitas Kinerja di Era New NormalRapat melalui virtual. - Ist DJPb DIY.
19 Juli 2020 08:47 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Semester I TA 2020 di Lingkup Kanwil Ditjen Perbendaharaan DIY bertema Menjaga Kualitas Kinerja di Era New Normal/AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) telah dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 17 Juli 2020 melalui media zoom meeting dan disiarkan secara live melalui YouTube Kanwil DJPb Yogyakarta. Rakorwil tersebut dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai Kanwil DJPb DIY dan KPPN lingkup Kanwil DJPb DIY.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan, R.M. Wiwieng Handayaningsih, dalam keynote speech mengatakan Rakorwil ini merupakan salah satu media komunikasi yang baik antara pimpinan dan seluruh jajarannya guna menggali permasalahan

“Agar dalam pelaksanaan tugas untuk kemudian mencari solusi yang terbaik, sehingga diharapkan seluruh pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Kanwil maupun KPPN dalam mengawal pengelolaan Keuangan Negara di daerah tetap berjalan on track sesuai dengan target yang telah ditetapkan bersama dalam kontrak kinerja dan seluruh pejabat dan pegawai,” katanya dalam rilisnya, Sabtu (19/7/2020).

R.M. Wiwieng Handayaningsih menambahkan Kementerian keuangan sebagai salah satu organisasi yang memiliki peran sangat strategis dalam tujuan nasional dituntut untuk terus dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan optimal mesti dalam suatu kondisi yang tidak normal. Oleh karena itu, di tengah pandemi Covid-19 ini, Kementerian Keuangan terus berinovasi agar keberlangsungan kinerja organisasi tetap berjalan dengan baik.

Kepala Kanwil DJPb DIY, Heru Pudyo Nugroho, menyampaikan adanya pandemi Covid-19 tersebut tidak menjadikan kualitas kinerja menurun. Hal ini dibuktikan dengan capaian sembilan belas (19) Indikator Kinerja Utama sampai dengan Semester I TA 2020 tercapai dengan hasil yang baik atau rata-rata melampaui target.

Pelaksanaan Rakorwil berjalan dengan baik dan lancar dengan menghasilkan beberapa kesimpulan sebagai berikut:

1. Perlunya dipahami oleh semua pegawai terkait perubahan postur APBN sesuai Perpres 72/2020 yang ditujukan untuk penguatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat.

2. Faktor pendorong perekonomian saat ini adalah sektor pemerintah, sehingga K/L diharapkan dapat mengakselerasi realisasi anggarannya untuk memajukan perekonomian. Kanwil dan KPPN diharapkan dapat bersinergi dengan K/L dalam mendorong akselerasi tersebut.

3. Pentingnya peran Kanwil dan KPPN dalam mengawal stimulus konsumsi yang diberikan berupa percepatan dan penguatan subsidi dan bansos untuk masyarakat.

4. Realisasi belanja pemerintah pusat di DIY perlu diakselerasi, karena baru mencapai 42,32 persen, terutama masih rendahnya belanja barang dan modal. Bagi internal, sebagai satker Kemenkeu yang memiliki belanja modal untuk pengerjaan proyek agar direncanakan dengan baik dan tegas kepada rekanan agar pengerjaan tidak mundur mengingat waktu efektif tahun 2020 tinggal 4-5 bulan

Upaya Kanwil DJPb DIY terkait realisasi Belanja Negara dan Program PEN di DIY :

a. Akselerasi Alokasi APBN Penanggulangan Dampak Covid-19: Belanja Kesehatan (Insentif Nakes, Santunan Pasien Covid-19), Social Safety Net (Kartu Prakerja, PKH, BLT Tunai, Bantuan Sembako dll), Stimulus fiskal dalam upaya PEN.

b. Akselerasi Realisasi Belanja Kementerian/Lembaga khususnya Belanja Barang dan Belanja Modal.

c. Koordinasi Langkah-Langkah Implementasi PMK Nomor 65/PMK.05/2020 Jo. PMK 85/PMK.05/2020 untuk mempermudah UMKM mendapat keringanan subsidi bunga.

d. Perpanjangan Perjanjian Kerjasama Pembiayaan Ultra Mikro Dengan Pemda D.I Yogyakarta

Di era new normal/adaptasi kebiasaan baru saat ini, diharapkan para pejabat dan pegawai lingkup Kanwil DJPb DIY bisa mempertahankan dan meningkatkan capaian kinerja yang telah diraih di semester I tahun 2020  dengan tantangan di masa pandemi Covid-19 di semester II TA 2020. Intimacy dan komunikasi kepada mitra kerja dan stakeholder juga perlu ditingkatkan guna meminimalisasi efek kepuasan stakeholder yang menurun akibat pembatasan layanan SPM pada KPPN dan kebijakan anggaran di masa covid-19.

Semangat dan komitmen seluruh pegawai di Kanwil dan KPPN untuk tetap menjaga integritas dan profesionalitas di tengah masa pandemi juga terus ditumbuhkan, sehingga target sebagai unit kerja berpredikat WBBM di tahun 2020 ini dapat diraih.