Advertisement
Permintaan Sepeda di e-Commerce Melonjak
Karyawan memasang rangka (frameset) sepeda lipat Kreuz di Bandung, Jawa Barat, Senin (29/6 - 2020). Model sepeda mirip Brompton ini dijual seharga Rp3,5 juta. /ANTARA
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pelaku e-commerce mencatat permintaan sepeda mengalami kenaikan signifikan di Tanah Air dalam beberapa waktu ini.
Kurnia Roosyada, VP Marketplace Bukalapak, mengamini hal tersebut. Dia menjelaskan bahwa peningkatan ini berkorelasi dengan tren bersepeda yang makin diminati masyrakat di era new normal (kenormalan baru).
Advertisement
“Penjualan sepeda di Bukalapak juga mengalami kenaikan cukup pesat, hingga 400 persen. Hal ini kami rasakan menjadi sebuah hal yang menggembirakan, baik dari sisi pelapak, terutama UMKM yang penjual sepeda, maupun pengguna, yang dengan mudah dapat menemukan produk ini di marketplace kami,” tuturnya saat dihubungi Bisnis.com, Kamis (23/7/2020).
Sebelumnya, VP Business Development dan Project Lead Blibli 9th Anniversary, Cindy Kalensang mengatakan bahwa di ulang tahun yang kesembilan, pihaknya mengalami lonjakan di beberapa produk tertentu, salah satunya produk hobi, khususnya pada pembelian sepeda.
“Tren sepeda meningkat 2,5 kali lipat sejak pandemi dimulai [Maret 2020],” ujarnya.
Sementara itu, Sekjen Asosiasi Pengusaha Sepeda Indonesia (Apsindo) Eko Wibowo mengatakan tren bersepeda di masa pandemi Covid-19 tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, pada kuartal III/2020 saja permintaan sepeda memang meningkat dengan signifikan.
“Pertumbuhannya dalam kuartal III/2020 pertumbuhannya 3-4 kali lipat. Penggunaan sepeda akan makin lazim untuk menjadi moda transportasi ke depan,” ujarnya saat dihubungi JIBI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Perbankan Dominasi Pengaduan Konsumen ke OJK DIY
- Dampak Perang, Bursa AS Anjlok Dipicu Lonjakan Harga Minyak
- Harga Minyak Melonjak, Defisit APBN 2026 Bisa Makin Lebar
- Penukaran Uang Baru di Stasiun Jogja Diserbu Penumpang KA
- Menkeu Purbaya Tegaskan Ekonomi Indonesia Tidak Menuju Resesi
- Lonjakan Penumpang Kereta di Jogja Capai 30 Persen Saat Lebaran 2026
Advertisement
Advertisement









