Advertisement
Bank BPD DIY Dukung Literasi Keuangan Perkotaan
Program literasi keuangan BPD DIY. - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Bank BPD DIY meningkatkan Peningkatan Literasi Keuangan Usaha Mikro dan menengah dan Calon Pelaku Usaha khususnya di Kota Jogja. Bank BPD DIY melakukan pelatihan Micro Business Simulation (MBS) bagi masyarakat kelompok pelaku UMKM yang terdiri dari kelompok ibu-ibu PPKS, pedagang kecil, penyandang disabilitas, dan kelompok pedagang akringan.
Dalam rilis yang dikirim kepada Harianjogja.com Rabu (2/9/2020) bentuk kegiatan yang diberikan berupa seminar soft skill, game, dan simulasi usaha. Materi yang diberikan berupa pengetahuan ekonomi dasar, pemahaman tentang cara berpikir dan bertindak sebagai pelaku usaha, adaptif terhadap peluang dan tantangan berwirausaha.
Advertisement
Selain itu ada pemahaman tentang akuntansi dasar, pemahanan tentang marketing dan costumer, penyadaran tentang dinamika usaha dan pasar, serta akses pembiayaan usaha dan manfaatnya.
Petugas dari Bank BPD DIY memberikan pelatihan dan pendampingan terhadap pelaku usaha di masyarakat. Kegiatan yang diberikan diharapkan memberikan pemahaman terhadap pelaku kelompok usaha agar menimbulkan cara berpikir yang rasional dalam berusaha.
Program ini sejalan dengan misi Bank BPD DIY sebagai agen pembangunan. Di era pandemi virus corona disease ini Bank BPD DIY giat untuk menggerakan ekonomi warga, salah satu program kegiatan ialah Kredit Pemberdayaan Ekonomi Daerah (PeDe).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Harda Kiswaya Tegaskan Tak Pernah Bahas Hibah dengan Raudi Akmal
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Pulau Jawa Dominasi Laporan Penipuan Keuangan, Kerugian Capai Rp9,1 T
- Update Harga Emas: Antam Naik Tajam, UBS-Galeri24 Merosot
- Taspen Tegaskan Perlindungan Peserta Seusai Vonis Kasus Penipuan
- Puluhan Ribu Kopdes Merah Putih Ditarget Beroperasi April 2026
- Bulog Rancang Pembayaran Digital Gabah Petani Mulai 2026
- Pembiayaan Utang APBN 2026 Naik Jadi Rp832 Triliun
- Pidato di WEF, Prabowo Optimistis Ekonomi Indonesia Lebih Kuat
Advertisement
Advertisement



