Advertisement
Di Tengah Lonjakan Corona, Pusat Anggap Jogja Sudah Siap dengan Mice
Kegiatan Mini Exhibition dan Sosialisasi Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan pada Penyelenggaraan Kegiatan Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (Mice) di Pendopo Agung Kedaton Ambarrukmo, Kamis (24/9/2020).-Harian Jogja - Herlambang Jati Kusumo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menilai DIY telah siap dalam penyelenggaraan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), dengan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
Hal itu disampaikan pemerintah Pusat di tengah melonjaknya kasus positif Covid-19 di wilayah ini.
Advertisement
“Jogja sangat siap sangat bagus. Di sosial media banyak sekali juga tentang kesiapannya. Tetapi kembali lagi ke Pemerintah Daerah yang menentukan siap atau tidaknya,” kata Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran, Masruroh, disela Mini Exhibition dan Sosialisasi Panduan Pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan pada Penyelenggaraan Kegiatan Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran (Mice) di Pendopo Agung Kedaton Ambarrukmo, Kamis (24/9/2020).
Ke depan dikatakannya daerah-daerah akan dikembangkan potensi lokalnya. Seperti halnya DIY akan dikembangkan sesuai dengan kekuatan lokalnya, dicontohkannya DIY kuat di budaya dan pendidikan. Sehingga kedepan akan dibuat paket atau penawaran dengan potensi-potensi tersebut.
Dikatakannya di masa pandemi ini Micememang sangat terdampak penurunannya. Oleh karenanya Kemenparekraf diungkapkannya juga membantu untuk menyiapkan dengan adaptasi kebiasaan baru.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) DIY, Singgih Raharjo mengungkapkan Mice memang menjadi salah satu penggerak ekonomi. “Kontribusinya memang tinggi sebenarnya. Kalau orang habis meeting dan sebagainya itu kan biasanya juga sekalian berwisata belanja. Jadi spendingnya tinggi,” kata Singgih.
Singgih mengungkapkan masa pandemi Covid-19 ini, seperti hotel telah menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Secara umum juga telah siap melaksanakan Mice. “Mice sudah mulai jalan terus memang protokol ketat standarisasi hotel. Yang perlu jadi perhatian mungkin ketika sebelum atau sesudah kegiatan, atau coffee break bagaimana menjaga physical distancing. Perlu dirumuskan bersama,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Lonjakan Arus Balik, InJourney Airports Siapkan Ribuan Extra Flight
- Harga Emas Pegadaian Naik Hari Ini 26 Maret, UBS Tembus Rp2,86 Juta
- Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan, Nilai Buyback Justru Merosot
- Okupansi Hotel di DIY Turun, Wisatawan Pilih Solo dan Magelang
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Pemerintah Berupaya BBM Subsidi Tetap Aman Saat Dunia Bergejolak
Advertisement
Advertisement








