Inflasi Kota Jogja 0,03% pada September

Inflasi Kota Jogja 0,03% pada SeptemberIlustrasi - Freepik
02 Oktober 2020 12:07 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Perkembangan harga berbagai komoditas pada September 2020 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) DIY pada September 2020, di Kota Jogja terjadi inflasi 0,03%.

Kepala BPS DIY, Heru Margono, mengatakan tingkat inflasi tahun kalender September 2020 terhadap Desember 2019 sebesar 0,71% dan tingkat inflasi dari tahun ke tahun atau September 2020 terhadap September 2019 sebesar 1,66%.

“Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada September 2020 sehingga memberikan andil mendorong terjadinya inflasi di antaranya angkutan udara naik 3,90% dengan memberikan andil sebesar 0,04%, bawang putih dan minyak goreng naik 15,22%, dan 3,40% dengan memberikan andil masing-masing sebesar 0,03%,” kata Heru, Jumat (2/10/2020).

BACA JUGA: Dukung Kampanye Pencegahan Covid-19, Garuda Beri Masker Pada Moncong Pesawatnya

Emas perhiasan, rokok kretek filter, sawi hijau, rokok putih, daun melinjo, alpukat, kangkung, makanan ringan/snack, pembalut wanita dan brokoli naik 1,14%, 0,65%, 16,65%, 0,79%, 24,20%, 15,89%, 9,08%, 2,12%, 1,84% dan 10,09%.

Sebaliknya, komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menahan inflasi diantaranya telur ayam ras turun 5,30% dengan memberikan andil sebesar -0,05%, lalu daging ayam ras turun 4,03% dengan memberikan andil sebesar -0,04%, kemudian cabai merah, cabai rawit, pepaya, labu siam/jipang, bawang merah, kopi bubuk, bayam, bawang bombay, kacang panjang, jagung manis, sepatu anak,kemeja panjang katun pria dan semangka turun 6,70%, 12,47%, 4,61%, 12,37%, 2,56%, 1,91%, 5,54%, 17,01%, 6,77%, 8,84%, 2,47%, 3,54% dan 5,72% dengan memberikan andil masing-masing sebesar -0,01%.  (*)