Cara Daftar Program Magang Nasional 2026, Gaji hingga Rp6 Juta
Program Magang Nasional 2026 dibuka dengan kuota 150.000 peserta. Simak cara daftar, jadwal seleksi, syarat, dan besaran gajinya.
Ilustrasi jasa kurir
Harianjogja.com, JAKARTA - Di masa pandemi Covid-19 ini, perilaku belanja online masyarakat meningkat. Populix, platform market research melakukan survei terkait tren jasa ekspedisi dan pengiriman barang.
Dari 5.920 responden, 44 persen di antaranya melakukan aktivitas belanja online setidaknya sekali dalam sebulan. Sementara, 17 persen respoden menyatakan seminggu lebih dari satu kali berbelanja online. Umumnya, para responden tersebut memanfaatkan jasa pengiriman untuk mendapatkan barang belanjaanya.
Menariknya, terutama selama masa pandemi, persaingan antar perusahaan jasa pengiriman barang sangat ketat. Bahkan, perusahaan yang terbilang ‘pemain baru’ dalam industri jasa pengiriman barang bisa bersaing dan menjadi leader.
Baca juga: Langgar PTKM, 9 Warung Makan di Kawasan Jombor Diberi Peringatan
“Meskipun terbilang pendatang baru, J&T Express mampu bersaing dan menempati posisi pertama sebagai jasa ekspedisi yang dipilih responden saat berbelanja online,” ungkap Jessica Gautama, Head of Marketing Populix dalam keterangan resminya.
J&T Express menjadi pilihan dari 44 persen responden. Sementara JNE, Si Cepat dan Pos Indonesia masing-masing meraih 28, 10 dan 3 persen suara responden.
Banyak faktor yang pertimbangan utama konsumen dalam memilih jasa kurir pengiriman barang. Waktu delivery yang cepat dan biaya pengiriman yang terjangkau menjadi alasan utama konsumen dalam memilih kurir. Sebab, sejumlah 57 persen responden mengeluhkan soal keterlambatan pengiriman.
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Nasional Melandai, Hari Ini Bertambah 10.827 Orang
“Keluhan mayoritas konsumen adalah pengiriman barang pesanan atau paket mereka seringkali telat sampai tujuan. Dan ini berpengaruh pada reputasi perusahaan pengiriman barang itu sendiri,” kata Jessica menegaskan.
Selain kecepatan dan biaya murah, sambung Jessica, ada pula faktor lain yang ternyata disukai oleh konsumen. Populix mengidentifikasi ada sejumlah konsumen yang mengharapkan garansi keamanan barang dan pengiriman paket yang bisa tetap dilakukan pada hari libur. Selain itu, mereka juga berharap layanan ekspedisi dapat menjangkau pelosok, tidak hanya terbatas pada kota-kota besar saja.
Dengan data dan survei tersebut, setidaknya para pelaku jasa pengiriman barang bisa lebih jeli dalam memperbaiki layanannya. Sementara pengguna, harus selektif dalam memilih jasa pengiriman yang sesuai kebutuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Program Magang Nasional 2026 dibuka dengan kuota 150.000 peserta. Simak cara daftar, jadwal seleksi, syarat, dan besaran gajinya.
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
BMKG mendeteksi 696 hotspot di Kalsel pada 23 Agustus 2026. Sebanyak 29 titik masuk kategori tinggi dan risiko karhutla didominasi indikator tinggi.
Bantul memiliki indeks risiko bencana 96,02 dengan kelas sedang. Risiko gempa bumi tercatat tinggi berdasarkan IRBI 2025.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.