Sosialisasikan Visi Misi di Jogja, Arsjad Rasjid Berambisi Bangun Kadin Inklusif dan Kolaboratif

Sosialisasikan Visi Misi di Jogja, Arsjad Rasjid Berambisi Bangun Kadin Inklusif dan Kolaboratif Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2021-2026, Arsjad Rasjid di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Minggu (23/5/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo.
24 Mei 2021 08:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2021-2026, Arsjad Rasjid ingin membangun Kadin yang inklusif dan kolaboratif.

“Saya ingin menjalankan Kadin yang inklusif dan kolaboratif,” ucap Arsjad, seusai acara sosialisasi visi misi dirinya, di Pendopo Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Minggu (23/5/2021).

Inklusif yang dimaksud oleh Arsjad bahwa pengusaha mikro, kecil, menengah, besar harus sama-sama dihormati. “Contoh tukang bakso itu, [disebut] pengusaha bakso, menjadi bagian dari Kadin. Bisa inklusif untuk bersama,” ucapnya.

BACA JUGA : GKR Mangkubumi: Kadin Harus Mendukung UMKM 

Direktur Utama (Dirut) Indika Energy Tbk itu melanjutkan, kolaboratif yang Ia maksud antara pengusaha besar dan pengusaha yang masih kecil dapat menjalin kerja sama. Selain antara pengusaha, juga perlu berkolaborasi dengan pemerintah, pekerja, dan stakeholder lainnya,

Arsjad juga mengatakan setiap daerah, termasuk DIY memiliki prioritas industri dan apa yang ingin dibangun. Kolaborasi menurutnya menjadi penting untuk mendukung hal itu. Ia berkeinginan untuk menciptakan pengusaha-pengusaha baru di daerah yang membentuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

BACA JUGA : Kadin Fokus Gerakkan Sektor UMKM Hadapi Pandemi Covid

“Itu yang akan menjadikan ekonomi negara menjadi kuat, saat UMKM juga kuat. Bisa menciptakan UMKM baru, dan meningkatkan kelas UMKM. Dari yang kelas mikro ke kecil, kecil ke menengah dan seterusnya. Program ini harus dikerjakan dengan berkolaborasi,” ujar Arsjad.

Menghadapi kondisi pandemi Covid-19 saat ini, Ia mengibaratkan tengah menghadapi perang. Perang kesehatan dan perang ekonomi, keduanya harus dimenangkan.

“Kesehatan bagaimana vaksinasi agar dapat berjalan. Sekarang ini kita menghadapi musuh yang tidak terlihat. Industri juga harus berjalan,” ujarnya.

BACA JUGA : Perdana Vaksin Gotong Royong, Kadin: Untuk Perluas

Ketua Kadin DIY, GKR Mangkubumi mengatakan memahami visi misi yang disampaikan oleh Arsjad dan sepakat untuk memajukan Kadin, dan Indonesia lebih baik. “Sepakat juga berkolaborasi dan memajukan Kadin Indonesia, Provinsi, Kabupaten, Kota. Kadin provinsi akan membantu memfasilitasi, sementara kebijakan di pusat,” ucap GKR Mangkubumi.