Skandal Orang Hilang di Pulau Jeju Picu Kekhawatiran Wisatawan
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
Diskusi Panel yang diselenggarakan Harian Jogja bertajuk Gugur Gunung Percepatan Pemulihan Ekonomi Perekonomian DIY, Rabu (9/6/2021). - Harian Jogja - Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA—Bank BPD DIY melihat kondisi perkreditan mulai membaik yang menjadi penanda bahwa usaha masyarakat masih hidup. Di sisi lain Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dikelola bank ini bahkan tumbuh 2% selama pandemi.
Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad menyatakan bantuan sosial memang sangat menolong dalam memulihkan ekonomi, tetapi pergerakan manusia justru sangat penting, karena kemudian diikuti pergerakan uang cukup tinggi. Adanya pertumbuhan ekonomi memang semakin nyata, saat ini aset Bank BPD DIY tumbuh 23%, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 2%. Sebanyak 70% dari dana itu adalah tabungan masyarakat, ini menjadi kekuatan disertai dengan elektronifikasi untuk bisa tumbuh.
BACA JUGA : GUGUR GUNUNG EKONOMI DIY: Pemulihan Ekonomi Tak
“BPD ini bukan hanya sebagai bank umum, ini sangat melekat, berbeda dengan perbankan pada umumnya. Sinergi, semua OPD bergerak, semua perbankan bergerak. Kredit kecil di kami jumlah nasabah hampir 3.000, KUR hampir 24.000 nasabah,” ungkapnya dalam diskusi panel termin pertama yang diselenggarakan Harian Jogja bertajuk Gugur Gunung Percepatan Pemulihan Ekonomi Perekonomian DIY, Rabu (9/6/2021).
Diskusi panel ini dibagi dalam dua termin, pada pertama mengangkat tema khusus yaitu Kolaborasi Pemerintah dan Perbankan Mendorong pemulihan perekonomian DIY. Kemudian diskusi panel kedua bertajuk Investasi sebagai Peta Jalan Pemulihan Perekonomian DIY.
Diikuti oleh para pelaku UMKM, perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sejumlah perguruan tinggi, pelaku wisata, pelaku usaha serta sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemda DIY dan kabupaten serta kota, perwakilan DPRD DIY. Diskusi ini didukung oleh Bank BPD DIY, Badan Otorita Borobudur (BOB), Pemda DIY dan Hotel Harper Malioboro, dengan dimoderatori oleh Presiden Direktur Aksara Dinamika Jogja Arif Budisusilo.
BACA JUGA : GUGUR GUNUNG EKONOMI DIY: Sinergi Kebijakan Sudah Berjalan Baik
Santoso Rohmad optimistis pertumbuhan ekonomi di 2021 bisa mencapai 6%. Saat ini restrukturisasi kredit masih lancar dan menunjukkan pergerakan, artinya usaha masyarakat masih hidup. Ia mengamati dalam beberapa pekan terakhir, setiap libur kawasan pariwisata semua macet. Hal ini harus direspons dengan baik, terutama kepada pemerintah agar memperhatian dari sisi kesehatan, agar membuat masyarakat lebih percaya diri. Karena percepatan vaksinasi akan memperkuat kepercayaan diri masyarakat untuk bergerak dan sinergi semua instansi.
“Keunggulan debitur kami lebih banyak, sehingga saat pandemi sebuah keuntungan kita meningkatkan perekonomian masyarakat di bawah. Selain dana desa yang bisa meningkatkan ekonomi pedesaan ditopang oleh Bumdes pariwisata. Kalau kita punya komunitas, ekonomi masyarakat didukung oleh SDM lokal. Ini kesempatan meningkatkan pertumbuhan ekomi didukung masyarakat bawah,” katanya.
Ia menyatakan kunci dari pertumbuhan adalah pergerakan manusia yang kemudian diikuti dengan pergerakan uang, sehingga menjadi sumber daya bisa kekuatan ekonomi. Apalagi dengan tumbuhnya DPK yang ditopang oleh dana masyarakat meneguhkan bahwa ada kekuatan yang potensial untuk ekonomi DIY.
“Sekarang ini untuk pengguna transaksi nontunai tumbuh. Ada OJK, Bank Indonesia, jadi Bank BPD DIY bisa mempertahankan pertumbuhannya. Selain agen kita juga QRIS ini menjadi salah satu alat transaksi yang sakti. Mobile banking kita, agen menyasar UMKM di pedesaan. Paling ujung sudah nontunai, destinasi sudah masuk dengan nontunai. Bagaimana edukasi masyarakat transaksi nontunai,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Skandal dugaan pemalsuan laporan orang hilang di Jeju memicu kekhawatiran wisatawan setelah empat orang ditemukan meninggal dalam tiga hari.
NNSiDE by Meliá Yogyakarta resmi memulai pembangunan ballroom baru melalui prosesi Groundbreaking Ceremony yang digelar pada Kamis (27/8).
Vietnam menyiapkan visa preferensial bagi wisatawan asing yang banyak belanja dan tinggal lebih lama. Simak target pariwisata Vietnam hingga 2030.
Kamboja menutup lebih dari 700 kompleks penipuan online dan menangkap hampir 30.000 tersangka dalam operasi pemberantasan selama setahun terakhir.
Mario Aji menunjukkan peningkatan signifikan pada Practice Moto2 Aragon 2026 dengan finis di posisi ke-17 setelah sebelumnya berada di peringkat ke-27 pada FP1.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta