Advertisement
Top Malioboro Hotel Yogyakarta Miliki Prokes yang Layak Dikunjungi Wisatawan
Top Malioboro Hotel dinyatakan telah lulus verifikasi dari Dinas Kesehatan Yogyakarta dalam penerapan standar protokol kesehatan pada 12 Oktober 2020. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Top Malioboro Hotel dinyatakan telah lulus verifikasi dari Dinas Kesehatan Yogyakarta dalam penerapan standar protokol kesehatan pada 12 Oktober 2020.
Sertifikasi tersebut berfungsi sebagai jaminan kepada tamu hotel yang berkunjung ke Top Malioboro dan sebagai wujud pelayanan yang akan diberikan sudah memenuhi protokol kebersihan dan kesehatan.
Advertisement
Tentunya, seluruh karyawan Top Malioboro juga telah mendapatkan vaksinasi, sehingga para karyawan dapat menyambut dan melayani para tamu secara maksimal.
Setelah ditanayakan lolos uji kelayakan, Top Malioboro Hotel mendapatkan rekomendasi sebagai hotel yang memiliki protokol kesehatan yang layak dikunjungi wisatawan.
Pelaksanaan protokol kesehatan meliputi kebersihan dan kesehatan seluruh area hotel, termasuk penerapan protokol kesehatan yang wajib diterapkan oleh karyawan saat berhadapan dengan tamu, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan tamu hotel yang akan menginap. Kami berharap dapat menyambut para tamu atau wisatawan dengan pelayanan yang maksimal dan berharap Pariwisata Yogyakarta dapat segera kembali bangkit. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026, Daop 6 Jogja Padat 66 Ribu Penumpang
- Tak Perlu Buru-buru, Batas Lapor SPT Pajak Tiba-tiba Mundur
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Komisaris Tinjau Kesiapan PLN di Masjid Raya Baiturrahman Semarang
- Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU
Advertisement
Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Filipina Darurat Energi, Bergantung Batu Bara Indonesia
- Rencana WFH Seminggu Sekali Dinilai Belum Efektif Hemat BBM
- Update Harga Emas Hari Ini, Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun
- BI DIY: Inflasi Maret Berpotensi Naik Dipicu Permintaan Jelang Lebaran
- Jalur Selat Hormuz Terganggu, Produksi Minyak Kuwait Anjlok Drastis
- MBG Disorot Akademisi UGM, Muncul Usulan Pangkas Jumlah Penerima
- Krisis Energi, Purbaya: APBN Belum Diubah, Masih Aman
Advertisement
Advertisement




