Apple Dominasi Kinerja Keuangan Ponsel Pintar

Apple Dominasi Kinerja Keuangan Ponsel PintarIphone12 - Apple
02 Agustus 2021 11:27 WIB Amanda Kusumawardhani Ekbis Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sejumlah perusahaan termasuk Motorola dan Xiaomi mencatatkan jumlah pengiriman yang besar, meski demikian bisnis ponsel pintar tetap harus menghasilkan keuntungan yang tinggi.

Dalam hal ini, iPhone mengantongi pendapatan terbanyak berdasarkan laporan Counterpoint Research. Kontribusi profit Apple mencapai 41 persen dari total profit yang dihasilkan oleh bisnis ponsel pintar global pada kuartal II/2021.

Capain tersebut tergolong cukup positif karena naik dari posisi 34 persen dari tahun lalu. Jika dibandingkan kuartal sebelumnya, kontribusi pendapatan Apple turun 1 persen. Counterpoint Research menyatakan kesuksesan iPhone didorong oleh tingginya permintaan iPhone 12 dan kehati-hatian perusahaan ini dalam mengelola rantai pasokan.

Ketika hampir semua pabrikan ponsel pintar terdampak kelangkaan cip, Apple masih belum mengalami kondisi tersebut. Perusahaan asal California memperingatkan kelangkaan cip akan terjadi pada kuartal ini lantaran masih ada sejumlah produknya yang menggunakan cip lama.

Posisi kedua ditempati Samsung dengan kontribusi pendapatan sebanyak 15 persen dari total. Angka ini turun dari 17 persen pada kuartal yang sama tahun lalu.

Perusahaan asal Korea Selatan ini terpantau mengalihkan fokus ke ponsel premium, seperti di Amerika Serikat, dimana terjadi kelangkaan cip. Upaya ini akan memaksimalkan pendapatan di situasi yang buruk.

Laporan yang sama juga menyebutkan Samsung melakukan diversifikasi portofolionya di Eropa, India, dan Amerika Latin.   Perusahaan asal China, Xiaomi, tampaknya sangat menikmati absennya Huawei dari pasar global. Pendapatan perusahaan ini berkontribusi 9 persen dari total pendapatan yang dihasilkan dari produsen ponsel pintar.

Xiaomi terus menggantungkan harapan kepada penjualan ponsel bujet, tetapi peningkatan permintaan ponsel mid-range di Eropa dan Asia Tenggara juga memberikan kontribusi pada kenaikan pendapatannya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia