Gandeng Kadin, Dinkop-UKM DIY Dukung UMKM Rambah Ekspor

Gandeng Kadin, Dinkop-UKM DIY Dukung UMKM Rambah EksporKepala Dinkop-UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi (kanan) bersama Wakil Ketua Umum Bidang UMKM, Koperasi dan Digital Marketing Kadin DIY, Hermawan Ardiyanto (tengah) menunjukkan salah satu produk UMKM di Kantor Dinkop-UKM DIY, Kamis (12/8/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
13 Agustus 2021 06:27 WIB Media Digital Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) DIY bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY mendukung berkembangnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di DIY. Keduanya terus bersinergi agar UMKM DIY mampu merambah pasar ekspor di tengah pandemi COVID-19.

Kepala Diskop UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi mengatakan kolaborasi tersebut sangat penting untuk berjuang dalam berbagai aspek, mulai dari kesehatan, sosial, ekonomi.

“Pemda DIY terus melakukan upaya terbaik, agar tidak ada kontraksi ekonomi terlalu dalam. Ini momentum baik pelepasan perdana produk ekspor,” ucap Siwi dalam acara Ekspor Perdana Produk UMKM dan Kurasi Produk UKM Ekspor dalam rangka Harnas UKM 2021, di Kantor Diskop-UKM. Kolaborasi antara Dinkop UKM DIY dan Kadin DIY, untuk ekspor perdana ini menjadi momentum yang baik bagi UMKM DIY, berbarengan dengan peringatan hari UMKM Nasional yang juga jatuh pada Kamis (12/8/2021). 

Di tingkat global, menurut Siwi, produk UMKM dari DIY tidak kalah bersaing. Hal tersebut terwujud berkat sinergi.

“Bersama-sama berjuang menghadapi pandemi, termasuk pemulihan ekonomi bersama-sama mengatasi dampak yang banyak menghantam UMKM,” ujarnya.

Untuk itu KADIN DIY dan Diskop – UKM DIY telah merancang beberapa kegiatan sebagai berikut:

1. Kurasi produk

Agenda kurasi akan dilakukan secara rutin untuk produk-produk yang menjadi andalan di provinsi DIY seperti produk kulit, herbal, anyaman, handicraft dan lain sebagainya. Seperti hari ini dalam rangka peringatan hari UMKM kita juga sedang melaksanakan kurasi produk anyaman serat alam di Dinas Koperasi dan UMKM untuk tujuan ekspor ke USA. Dalam setiap kegiatan kurasi kita akan melakukan market breafing secara rutin untuk memberikan gambaran perkembangan dinamika pasar agar pelaku UMKM kita dapat menyesuaikan.

2. Pemasaran melalui media marketplace

Kita mendorong UMKM untuk aktif masuk dalam pasar globar melalui marketplace yang lazim sudah digunakan pada saat ini seperti Amazon, google, FB dls. Kita akan mendampingi mereka dengan dengan pengetahuian teknis tentang bagaimana mengelola akun-akun bisnis di media-media marketplace. Untuk program percepatan kita juga menggunakan strategi dorongan dari business agregator.

KADIN akan bekerjas ama dengan banyak business agregator untuk mempercepat tumbuhnya pasar UMKM DIY di kancah internasional. Dalam kesempatan ekspor perdana ini kami menggandeng Koperasi Java Parama Niaga dan PT Yhoshugi Putra Mandiri. Untuk kesempatan perdana ini kolaborasi antara JPN dan Yoshugi melepas 100 kg produk tas kulit melalui airfreight ke gudang Amazon yang terdiri dari 200 pcs produk kulit. Untuk tahun ini kita mendorong kolaborasi mereka dapat menyumbang penjualan sampai dengan 1000 pcs per bulan.

3. Bantuan biaya pengiriman

Pada saat ini pengiriman barang masih menggunakan kargo udara/airfreight tentu saja relatif maha. Kedepan kami akan mendorong pengiriman menggunakan kargo laut/seafreight dalam jumlah besar dengan pengelolaan bersama sehingga pengiriman akan lebih murah.  Biaya ongkos kirim di dukung melalui dana keistimewaan DIY.  Selain itu Pemda DIY melalui Diskop – UKM DIY juga masih memfasilitasi bantuan ongkos kirim bagi UMKM Mitra Markethub SIBAKUL JOGJA untuk pengiriman ke seluruh Indonesia.  Dalam hal ini sudah dilakukan kerjasama dengan beberapa ekspedisi jasa ongkos kirim, seperti: GRAB, GOJEK, KiriminAja, dan PT Pos Indonesia.

4. Bantuan marketing material

Saat ini UMKM belum semua siap dengan dengan material marketing yang dibutuhkan untuk memasuki pasar internasional. Untuk itu kami menyiapkan bantuan teknis pembuatan katalog produk dan website untuk 100 UMKM di DIY sampai dengan akhir tahun 2021.

5. Penggalangan business agregator

Kita ingin mendorong milineal di wilayah seluruh kota dan kabupaten di provinsi DIY bekerjasam dengan dinas koperasi dan UMKM di masing-masing wilayah dan KADIN kota dan Kabupaten untuk bersama—sama mewujudkan 1000 marketer aktif menjual produk-produk UMKM sampai dengan tahun 2022. 

Wakil Ketua Umum Bidang UMKM, Koperasi dan Digital Marketing Kadin DIY, Hermawan Ardiyanto mengatakan kolaborasi ini sebagai wujud nyata mendukung pemulihan ekonomi, terutama pada sektor UMKM.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X dalam sambutan virtualnya menyambut baik kerja sama antara Kadin DIY dan Diskop-UKM DIY. “Saat ini kolaborasi kunci keluar dari pandemi. Semangat gotong royong harus dipupuk. Semangat kolaborasi untuk mendorong UMKM naik kelas, sudah selayaknya didukung,” ujarnya. (Adv)