Advertisement
Simak! Fakta Menarik Hari Pelanggan Nasional atau Harpelnas
Ilustrasi pusat perbelanjaan. - Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Hari Pelanggan Nasional atau Harpelnas diperingati secara serentak setiap tanggal 4 September.
Dalam peringatan Harpelnas, pelaku usaha maupun perusahaan berbondong-bondong memberikan diskon, promo, serta hadiah untuk para pelanggan.
Advertisement
Ide
Lahirnya Harpelnas digagas oleh seorang pengusaha asal Solo bernama Handi Irawan. Handi adalah pengusaha yang memiliki perusahaan bernama Fronties Consulting Group.
BACA JUGA : Harpelnas 2021, BNI Sajikan Ekosistem Layanan Digital
Perusahaannya bergerak di bidang Perusahaannya bergerak di bagian riset dan marketing, yang didirikan di tahun 1997.
Kemudian di tahun 2003, Handi mencetuskan adanya Hari Pelanggan Nasional. Idenya itu kemudian diajukan kepada pemerintahan Megawati Soekarnoputri.
Ternyata ide yang dibuat oleh pengusaha asal Solo itu bisa diterima pemerintah. Pasalnya momentum kala itu berbarengan dengan mulai diimpelentasikannya UU Nomor 8 Tahun 1999 secara luas di masyarakat.
Diresmikan Megawati Soekarnoputri
Harpelnas diresmikan di tahun 2003 dengan menghadirkan sejumlah pengusaha baik BUMN ataupun swasta.
Pembukaan pertama perayaan Hari Pelanggan Nasional, ada sekitar 200 direktur utama dari berbagai perusahaan. Di mana saat itu Harpelnas sudah dirayakan oleh lebih dari 500 perusahaan.
BACA JUGA : Layanan Spesial Harpelnas di The 1O1 Yogyakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Daftar KA Tambahan Jogja untuk Libur Panjang Mei, Cek di Sini
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Libur Panjang 1 Mei, Okupansi Hotel Jogja Diprediksi Naik
- Prabowo Target 25.000 Koperasi Merah Putih, Dimulai 1.000 Unit
- Jadwal Tes Kopdes Merah Putih 2026 Dimulai Besok, Ini Cara Cetak Kartu
- Aturan Impor Baru 2026, Kemendag Batasi Komoditas Pangan
- Harga Emas Pegadaian Turun Hari Ini, Antam Rp2,89 Juta
- Kinerja APBN DIY Maret 2026: Belanja Negara Tembus Rp4,71 Triliun
Advertisement
Advertisement







