Wisata Mulai Dibuka, Ekonomi DIY Membaik

Wisata Mulai Dibuka, Ekonomi DIY MembaikIlustrasi pertumbuhan ekonomi. - IST
28 September 2021 11:47 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) DIY menilai pembukaan destinasi wisata di DIY dapat memicu pergerakan ekonomi di berbagai sektor lain. Bergeraknya aktivitas ekonomi, setelah penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat memacu pertumbuhan ekonomi.

“Wisata mulai dibuka, pariwisata naik. Biasanya akan berdampak pada berbagai sektor industri, makanan minuman, hotel dan restoran, konsumsi naik. Otomatis ekonomi DIY bisa naik. Ekonomi di DIY dapat dikatakan ekonomi kerumunan [mengandalkan pergerakan orang],” ujar Deputi Kepala BI DIY, Miyono, Senin (27/9/2021).

Miyono mengungkapkan secara sektoral, selain pertanian, dan pengolahan, pariwisata memang memiliki dampak yang besar untuk ekonomi. Kuncinya untuk membangkitkan ekonomi memang mendorong pariwisata. Dampaknya konsumsi akan meningkat. Setidaknya dari wisatawan nusantara masuk ke DIY.

"Dampaknya akan dirasakan UMKM [Usaha Mikro Kecil dan Menengah]. Restoran kecil, toko oleh-oleh, namun tetap protokol kesehatan harus dijaga dengan baik. Saat ini juga UMKM yang bisa adaptasi digital memang bisa bertahan, aspek digitalisasi memang penting saat ini,” ujarnya.


Dia mengatakan berbagai kebijakan juga telah dikeluarkan oleh BI, untuk mendukung pemulihan ekonomi. Sinergi dengan Pemda juga telah dilakukan. Diproyeksikan pertumbuhan ekonomi di DIY juga akan membaik. Perekonomian DIY 2021 berpotensi tumbuh kisaran 4,5%-5,3% dengan kecenderungan batas atas.