Pameran UMK Jogja Bangkit Tanggap Tanggon Tuwuh Jadi Ajang Promosi Produk Masyarakat

Pameran UMK Jogja Bangkit Tanggap Tanggon Tuwuh Jadi Ajang Promosi Produk Masyarakat Pemilik Citra Handmade, Eko Pracoyo menata produknya saat Pameran Mandiri bertajuk UMK Jogja Bangkit Tanggap Tanggon Tuwuh, yang diselenggarakan di Galeria Mall, Kamis (11/11/2021). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
12 November 2021 07:27 WIB Herlambang Jati Kusumo Ekbis Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pameran mandiri bertajuk Usaha Mikro Kecil (UMK) Jogja Bangkit Tanggap Tanggon Tuwuh yang digelar Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja di Galeria Mall, 8-14 November 2021 dinilai turut meningkatkan promosi dan penjualan produk UMK Jogja.

Salah satu peserta pameran, Yosep Iwan Karuntu mengapresiasi gelaran yang diselenggarakan Disdag Jogja. “Pameran ini membantu kami memasarkan produk-produk kami. Kami menjual produk dari kulit, menonjolkan seninya,” ucap pemilik Tantra Leather and Natural Handycraft itu, Kamis (11/11/2021).

Produk yang ia pasarkan dalam pameran tersebut beragam, mulai dari berbagai aksesori, gantungan kunci, dompet, dan gelang dengan harga mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. “Saya berharap ke depan pameran semacam ini dapat terus diselenggarakan, baik indoor maupun outdoor,” ucap dia.

Peserta lainnya, Eko Pracoyo atau yang akrab disapa Yoyok mengakui pameran tersebut menjadi ajang baginya berpromosi. “Mungkin jika penjualan saat pameran tidak begitu banyak, agak tidak masalah. Terpenting, pengunjung datang kemudian membawa kartu nama kami. Pesanan setelah pameran ini kami harapkan,” ucap Pemilik Citra Handmade ini.

Di stannya, Yoyok membuat produk lampu PVC custom dengan berbagai motif. Harga yang ia patok mulai Rp175.000-Rp250.000. “Harapan saya juga ke depan pasar semakin luas, open reseller juga,” ujarnya.

Kemampuan Adaptasi

Kepala Bidang Bimbingan Usaha Promosi dan Kemitraan Perdagangan, Disdag Kota Jogja, Benedik Cahyo Santosa mengatakan tema UMK Jogja Bangkit Tanggap Tanggon Tuwuh selaras dengan HUT ke-265 Kota Jogja yang bertema Tanggap, Tanggon, Tuwuh.

Tanggap bermakna upaya kecepatan dalam beradaptasi dengan situasi yang terus berkembang; Tanggon berarti tangguh dan kokoh walau situasi tidak menentu, tetapi tetap kuat dan tidak menyerah; dan Tuwuh berarti kemampuan untuk terus hidup dan berkembang apapun kondisinya.

"Kami mendukung UMK yang terdampak pandemi agar dapat bangkit kembali. Harapan kami, tidak hanya laku saat ini saja. Namun, juga mendapatkan jejaring pemasaran lebih luas. Mempromosikan usaha berkelanjutan, prinsip kami mensejahterakan UMK," ucap Benedik.